Pentingnya Transapansi Data demi Menekan Laju Kerusakan Hutan

Klikhijau.com - Society Environmental Indonesia Journalist (SIEJ), menggelar diskusi publik tentang informasi dan data tentang deforestasi hutan di Indonesia. Seperti diketahui, dalam beberapa bulan t...

Pentingnya Transapansi Data demi Menekan Laju Kerusakan Hutan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Society Environmental Indonesia Journalist (SIEJ), menggelar diskusi publik tentang informasi dan data tentang deforestasi hutan di Indonesia. Seperti diketahui, dalam beberapa bulan terakhir ada polemik tajam mengenai laju deforestasi dengan klaim data berbeda-beda.

Diskusi virtual yang berlangsung pada Jumat (10/12) ini SIEJ mengundang Dirjen Planologi  kehutanan dan Tata Lingkungan KLHK Ruandha Agung Sugardiman sebagai pembicara. Namun, hingga diskusi berlangsung narasumber dar KLHK tidak dapat hadir dan tidak dapat dikonfirmasi, demikian pula narasumber dari akademisi UGM.

Narasumber yang sempat hadir hanya David Gaveau ilmuwan dari TheTreeMap, Kiki Taufik dari Greenpace Indonesia.

Ketua Umum SIEJ Rochimawati, mengatakan pihaknya sengaja memfasilitasi diskusi terkait perbedaan data dan informasi antara pemerintah dengan lembaga dunia yang melakukan penelitian terkait deforestasi.

“Kami ingin menemukan titik terang, dengan dibukanya data dan informasi dan biarkan publik yang menilai,” kata dia.

Tujuan utama SIEJ adalah membangun jaringan jurnalis dan media untuk mendorong peliputan lingkungan yang kritis dan berpihak kepada kebenaran.

Krisis perubahan iklim di Indonesia membutuhkan dukungan besar khususnya dari Pemerintah untuk menyelamatkan rakyat Indonesia, salah satunya adalah transparansi data untuk menekan laju deforestasi hutan melalui berbagai kebijakan.

Demikian benang merah yang tersampaikan dalam diskusi publik tentang informasi dan data deforestasi hutan di Indonesia yang diselenggarakan oleh

Langkah selanjutnya mengevaluasi perizinan penggunaan lahan untuk perkebunan sawit, HTI dan pertambangan, penguatan fungsi hutan dan lahan gambut, serta mengevaluasi proyek nasional yang dapat mengancam keberadaan hutan.

Menurut Kepala Kampanye Hutan Global Greenpeace Kiki Taufik, sejauh ini tidak ada itikad baik dari Pemerintah Indonesia dalam hal menekan laju deforestasi. Pemerintah selalu mengklaim, bahwa telah terjadi penurunan laju kerusakan hutan karena adanya kebijakan moratorium penggunaan hutan dan lahan gambut.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2