Netizen Sambut Baik Program "Kemenhut Ramah Hewan"

Klikhijau.com - Pernahkah sahabat hijau membayangkan atau memiliki niatan mentraktir kucing liar? Jika pernah, itu bisa segera terwujud jadi nyata. Ada program terbaru dari Kementerian Kehutanan (K...

Netizen Sambut Baik Program "Kemenhut Ramah Hewan"
Bacakan Artikel

Langkah nyata Kementerian Kehutanan dalam menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya bersih dan nyaman, tetapi juga ramah terhadap satwa salah satunya dengan mencintai kucing liar yang hidup di sekitar kawasan perkantoran.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Kehutanan memiliki satwa-satwa karismatik seperti gajah, harimau, tapir dan lain sebagainya.

Sebanyak 10 titik “Tempat Traktir Kucing” telah dipetakan di beberapa lokasi yang sering menjadi tempat berkumpulnya kucing di area Kementerian Kehutanan. Tempat khusus ini disediakan untuk menata aktivitas pemberian pakan agar lebih terarah dan menjaga kebersihan lingkungan.

Selain peresmian titik pemberian pakan, kegiatan ini juga menghadirkan layanan sterilisasi gratis bagi 100 ekor kucing jantan serta vaksinasi rabies gratis bagi 100 ekor kucing. Program ini bertujuan untuk mengendalikan populasi kucing liar secara bertanggung jawab sekaligus menjaga kesehatan satwa dan lingkungan sekitar.

Dalam sambutannya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa kepedulian terhadap satwa dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana di lingkungan terdekat

“Hal-hal besar sering kali dimulai dari hal-hal kecil, jika kita ingin berbicara tentang melindungi satwa dan lingkungan, maka kita bisa memulainya dari tempat kita sendiri, termasuk di lingkungan Kementerian Kehutanan,” ujarnya.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga mengajak seluruh pegawai Kementerian Kehutanan untuk memperlakukan satwa, khususnya kucing, dengan lebih baik dan penuh tanggung jawab.

Program “Kemenhut Ramah Hewan” diharapkan dapat menginspirasi institusi pemerintah dan masyarakat luas untuk turut berperan dalam pengelolaan kucing liar agar terciptanya lingkungan yang harmonis antara manusia, satwa, dan alam.

Kucing-kucing yang hidup di sekitar kita sering kali harus bertahan di tengah keterbatasan. Meski tidak memiliki rumah tetap, keberadaan mereka menjadi pengingat bahwa setiap makhluk hidup berhak mendapatkan kepedulian dan perlakuan yang lebih baik.

Semoga program ini terus berlanjut dan memberi dampak baik bagi kucing liar dan lingkungan. Untuk membantu program ini berjalan. Sahabat hijau bisa mengikuti cara @aida*** yang siap menyumbang  makanan tiap bulan, “Alhamdulillah, terimakasih ya pak, kalo bisa disetiap daerah pak please pak. Gpp saya tiap bulan nyumbang makanan,” tulisnya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2