Mimpi Maritim Andi Utta dan Ikramullah di Tengah Ancaman Degradasi Laut Bulukumba

Mimpi Maritim Andi Utta dan Ikramullah di Tengah Ancaman Degradasi Laut Bulukumba
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Di sepanjang pesisir Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, bentang laut yang menopang kehidupan ratusan keluarga nelayan tradisional kian berhadapan dengan tekanan nyata. Kerusakan habitat laut, penurunan produktivitas tangkapan, hingga ancaman alih fungsi wilayah perairan menjadi realitas harian yang harus dihadapi warga tapak. Laut Teluk Bone hingga Perairan Flores yang mengepung semenanjung ini tak lagi seramah dulu bagi para nelayan skala kecil.

Di tengah situasi ekologis yang kian mengkhawatirkan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulukumba mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan inovasi ekonomi maritim. Saat berbicara di Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa, Makassar, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyoroti pentingnya pengelolaan potensi bahari melalui keterampilan dan wirausaha generasi muda.

Namun, di tingkat tapak, persoalan utama tidak hanya terletak pada pengolahan komoditas, melainkan pada jaminan perlindungan ruang hidup bahari dari kerusakan lingkungan yang kian meluas.

"Kekayaan maritim Bulukumba sangat besar, tetapi butuh SDM yang memiliki keterampilan agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal," ujar Andi Muchtar. Ia menambahkan bahwa transformasi ekonomi membutuhkan modal keterampilan praktis dan keberanian menciptakan peluang usaha baru di daerah origin penangkapan.

Terumbu Karang Terancam dan Ketahanan Nelayan Tapak

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2