Menyimak 5 Pesan Penting dari Laporan IPCC AR6-WG II Perihal Krisis Iklim

Klikhijau.com - Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) telah merilis bagian kedua dari empat bagian Laporan Penilaian Keenam atau Sixth Assessment Report (AR6) hari ini 28 Februari 2022....

Menyimak 5 Pesan Penting dari Laporan IPCC AR6-WG II Perihal Krisis Iklim
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) telah merilis bagian kedua dari empat bagian Laporan Penilaian Keenam atau Sixth Assessment Report (AR6) hari ini 28 Februari 2022.

Laporan Kelompok Kerja II (WG II) ini adalah tinjauan paling komprehensif sejak IPCC merilis Laporan Penilaian Kelima (AR5) delapan tahun silam di 2014.

AR6 menjabarkan dampak dari krisis iklim serta sejauh mana kita dapat beradaptasi terhadapnya.

AR6 juga merangkum bagaimana perubahan iklim berdampak pada manusia dan ekosistem. Dibandingkan laporan-laporan IPCC sebelumnya, WG II lebih banyak mengintegrasikan ilmu ekonomi dan sosial, serta menekankan pentingnya prinsip keadilan sosial dalam beradaptasi dengan perubahan iklim.

Ada lima pesan utama tentang dampak perubahan iklim dan adaptasi di AR6 yang perkembangannya bisa kita amati sejak diterbitkannya AR5. Pesan-pesan tersebut adalah:

[irp]


  1. Perubahan iklim berdampak serius pada manusia dan ekosistem


Pada Agustus 2021, IPCC menerbitkan bagian pertama dari laporan penilaian ke-6 yang digarap oleh Kelompok Kerja I yang membidangi Ilmu Fisik  (WG I – Physical Science).

WG I menemukan bahwa gas rumah kaca dari aktivitas manusia telah menyebabkan pemanasan global sekitar 1,1°C pada periode 2010-19 dibandingkan dengan periode 1850-1900. Suhu bumi diperkirakan akan terus naik mencapai atau melebihi 1,5°C selama 20 tahun ke depan.

António Guterres, Sekretaris Jenderal PBB melabeli laporan ini sebagai “kode merah” untuk kemanusiaan dengan menekankan bahwa perubahan iklim jelas merupakan hasil dari aktivitas manusia.

Pemanasan global 1,1°C telah berdampak dilihat dari peningkatan peristiwa cuaca ekstrim seperti gelombang panas, kekeringan dan banjir di seluruh dunia, termasuk peningkatan es yang mencair yang mencapai 600 Gigaton (Gt) per tahun.

Laporan Khusus tentang 1,5°C (SR1.5) menekankan bahwa dunia akan menghadapi dampak perubahan iklim yang parah bahkan dengan pemanasan 1,5°C. Dampak perubahan iklim akan semakin buruk secara signifikan jika pemanasan global mencapai 2°C atau lebih tinggi.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2