Mengintip Satwa Penikmat Gelap di Taman Nasional Bantimurung

Klikhijau.com - Warga asing telah mulai menyambangi tanah air. Apakah ini pertanda wisata nusantara  mulai bergeliat? Sabtu, 18 Juni 2022, saya berkesempatan mengantar tamu. Tamu asing yang bermina...

Mengintip Satwa Penikmat Gelap di Taman Nasional Bantimurung
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Warga asing telah mulai menyambangi tanah air. Apakah ini pertanda wisata nusantara  mulai bergeliat?

Sabtu, 18 Juni 2022, saya berkesempatan mengantar tamu. Tamu asing yang berminat mengintai keanekaragaman hayati Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Kali ini, untuk pertama kalinya setelah pagebluk menyerang, menemani tamu asing. Sang tamu menaruh minat pada Mamalia. Kelelawar dan tarsius jadi incaran.

Sang tamu melakukan penelusuran melalui publikasi jurnal. Pada akhirnya setelah mengontak beberapa peneliti hingga mempertemukan kami melalui aplikasi WhatsApp.

Saya menawarkan beberapa titik pengamatan kelelawar di wilayah Resor Bantimurung. Untuk mengamati tarsius saya merekomendasikannya di wilayah kerja Resor Pattunuang.

Setelah sepakat menjelajah bersama kami pun membuat janji. Janji temu dan menyambangi lokasi target.

Dua spot gua jadi sasaran. Ia cukup puas. Memotret kelelawar yang sedang beristirahat di dalam gua.

Pagi itu, hujan menyapa. Hujan tak menghalangi kami melangkahkan kaki.

[caption id="attachment_25441" align="alignnone" width="640"]Carlos, sang tamu asal Spanyol. Penampakan kelelawar di sebuah Gua di TN Babul - Foto: Taufiq Ismail[/caption]

“Gua terakhir, sedikitnya empat jenis di sana,” ungkap Carlos, sang tamu asal Spanyol.

Ia cukup puas dan setelah itu kami putuskan untuk istirahat terlebih dahulu. Termasuk bersantap siang. Perjalanan panjang dari negaranya membuatnya jetlag. Kala lelah menyerangnya, ia lalu putuskan beristirahat.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2