Mengenal Indigofera, Tanaman Pewarna Alami dan 5 Fakta Lainnya

Klikhijau.com - Tanaman Indigofera mungkin tak familiar di telinga kita, namun di kalangan pegiat kain, tanaman ini cukup populis. Hal itu karena dedaunnya dapat diekstraksi menjadi bahan warna biru p...

Mengenal Indigofera, Tanaman Pewarna Alami dan 5 Fakta Lainnya
Bacakan Artikel

Indigofera sejatinya merupakan jenis tanaman yang dapat tumbuh di wilayah mana saja, mulai dari ketinggian 1hingga1800 mdpl (Meter di atas permukaan laut).

Tumbuhan ini akan bertumbuh lebih baik jika selalu mendapat akses cahaya sinar matahari optimal. Bahkan, jika akses cahaya matahari benar-benar memadai, pertumbuhannya akan sangat subur dengan daun lebat hijau.

Adapun pembibitannya dapat memakai polybag yang berukuran diameternya paling sedikit 8 sampai 10 centimeter. Polybag ini kemudian diisi media berupa tanah biasa yang subur serta dicampur dengan pupuk sangkar. Jika menggunakan bibit dari batang, bisa eksklusif dimasukan langsung dalam polybag.

Selanjutnya Jika penentu biji buat mengembangbiakan indigofera, harus dipilih yang sudah tua lalu direndam di air dingin selama 12 jam.

Setelah itu bisa kita buang biji yang berada di permukaan air karena biji tersebut tidak berkualitas. Setiap polybag bisa kita ipakai untuk menanam biji sebanyak 4 atau 5 buah.

Fakta menarik

Berikut ini setidaknya 6 fakta menarik perihal tanaman Indigofera yang menarik diketahui:


  • Memiliki ragam nama


Tanaman satu ini memiliki ragam nama di berbagai negara antara lain:

  • Tanaman indigofera biasa disebut tagung tagung di filipina.

  • Tanaman indigofera biasa di sebut khraam di thailand

  • Di vietnam indigofera biasa disebut nhuom

  • Di bagian sunda tanaman indigofera disebut tarum

  • Masyarakat dibagian jawa menyebuutnya dengan nama tom.


  • Dapat mencegah erosi tanah


Di balik manfaatnya sebagai pewarna dan pakan ternaik, Indigofera juga sangat baik ditanam di daerah dengan kemiringan atau daerah rawan longsor. Hal ini karena kemampuannya untuk mencegah erosi tanah.

  • Memiliki ragam jenis


Seperti dibahas sebelumnya bahwa tanaman ini memiliki jenis yang sangat banyak, tapi yang paling mudah ditemui adalah indigofera spicata, indigofera strgalina, indigofera tinctoria. Pada tanaman ini juga dapat dibedakan dalam tiga kelas

  • Kualitas pertama: tanaman indigofera yang bisa memanen usia 1 bulan dan diambil bagian daunnya saja.

  • Kualitas kedua: bagian pohon indigofera yang diambil daun dan batangnya, yang berukuran kecil saja.

  • Kualitas ketiga: tanaman indigofera yang bisa dipanen setiap 2 bulan dan diambil daun serta batangnya.



  • Mudah beradaptasi


Kemampuannya untuk tumbuh di area terbuka jelas mewakili kapasitanya sebagai tanaman yang mudah beradaptasi. Diketahui bahwa tanaman ini dapat tumbuh dan beradaptasi pada segala jenis tanah bahkan pada tanah kering sekalipun.

Indogofera termasuk pohon leguminosa yang memiliki karakteristik tangguh dan adaptif khususnya pada kondisi kekeringan. Ia juga mampu tumbuh pada tanah yang tergenang air, tanah yang mengandung garam (saline) ataupun tanah yang bersifat masam.


  • Memiliki sifat bioaktif


Indigofera juga memilki senyawa derivate rotenoid yang memiliki sifat bioaktif sebagai insektisida. Dengan demikian, tanaman ini dapat dijadikan bahan untuk menghasilkan insektisida alami, tentu berdasarkan kajian dan pengalaman yang sudah ada.

Itulah perkenalan mengenai tanaman Indigofera dan sederet fakta menarik tentangnya. Semoga bermanfaat!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2