Menanam Jasoke, Cara Antisipasi Krisis Pangan di Manggarai Timur

Klikhijau.com - Tahun ini Pemerintah daerah Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) fokus menanam jagung, sorgum, dan kedelai (Jasoke). Jasoke menjadi prioritas utama, karena sa...

Menanam Jasoke, Cara Antisipasi Krisis Pangan di Manggarai Timur
Bacakan Artikel

Ia mejelaskan, petani sorgum dikabupaten yang dipimpinnya memiliki sertifikat organik, tepatnya di Bea Muring. Agas berharap semua wilayah matim menggunakan pupuk organik. "Jadi bumi kita bisa terawat dengan baik dan mungkin pengunaan pupuk kimia selama ini juga, sebagai penyebab dari perubahan iklim, jadi ya mari kita pakai yang organik saja,” harapnya.

Sebagian Besar Tanaman Pangan Sorgum di NTT Organik

Pada tempat yang sama Direktur Keanekaragaman Hayati (KEHATI) Rony Megawanto menjelaskan, sebagian besar tanaman pangan sorgum yang ada di wilayah Nusa Tenggara Timur itu organik, karena tidak menggunakan pupuk kimia.

"KEHATI sangat berkomitmen untuk pengembangan pangan lokal, terutama di Flores termasuk di Kabupaten Manggarai Timur," ujarnya.

Dikatakanya, pangan lokal itu sesuatu yang sangat penting bagi Indonesia. karena Indonesia dianugerahi oleh alam keanekaragaman pangan yang sangat tinggi, dan salah satunya sorgum,” kata Rony.

Melalui budidaya sorgum organik, lanjutnya, masyarakat memiliki kesempatan untuk menambah aktivitas di bidang pertanian sekaligus menambah penghasilan lewat bercocok tanam sorgum.

Sementara itu, mewakili Keuskupan Ruteng, Vikjen Alfonsius Segar, Pr mengatakan, keuskupan sangat mendukung untuk mengembangkan tanaman lokal yang ada di Manggarai Timur.

“Kami sangat mendukung program Pemda Matim, yang selalu mengedepankan tanaman organik yang menjami kesehatan,” ujar Romo Alfons.

Kegiatan ini didukung juga oleh Lembaga Swadaya masyarkat baik tingkat lokal maupun tingkat nasional seperti Yayasan KEHATI Jakarta, ICBB-AB2TI dan LSM Ayo Indonesia.

Panen raya pangan lokal sorgum tersebut dengan tema: “Membangun Sinergisitas Multipihak dalam Pengembangan Pangan Lokal yang Adaptif Ekologis dan Inklusif’

Luas lahan yang menjadi tempat panen raya sorgum itu sebesar 4 hektare. Panen raya sorgum itu dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2