Masih Ada Ribuan Spesies Pohon yang Belum Ditemukan

Klikhijau.com – Botanic Gardens Conservation International (BGCI) pada September tahun lalu. melaporkan jika 30 persen spesies pohon terancam punah. Penyebabnya karena perubahan iklim. Laporan itu...

Masih Ada Ribuan Spesies Pohon yang Belum Ditemukan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Botanic Gardens Conservation International (BGCI) pada September tahun lalu. melaporkan jika 30 persen spesies pohon terancam punah. Penyebabnya karena perubahan iklim.

Laporan itu tentu saja mengejutkan dan meresahkan. Bagaimana pun pohon memiliki peran yang urgent terhadap lingkungan, manusia, dan satwa.

30 persen spesies pohon yang terancam punah itu, bukanlah jumlah yang sedikit. Artinya dunia akan kehilangan banyak pohon di tangan perubahan iklim.

Meski begitu, pohon yang terdeteksi di dunia ini diduga kuat masih banyak yang belum ditemukan. Dugaan itu pun diperkuat oleh sebuah studi baru yang dipimpin oleh Universitas Bologna dan Inisiatif Keanekaragaman Hayati Hutan Global (GFBI).

Studi itu yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences memperkirakan bahwa di planet kita ini, mungkin menjadi rumah bagi lebih dari 73.000 spesies pohon.

Di antara ribuan spesies itu, rupanya masih ada sekitar  9.000 spesies pohon yang belum ditemukan.  Hasil yang diperoleh tersebut,  merupakan hasil dari proyek internasional selama tiga tahun.

Studi itu sendiri melibatkan lebih dari 150 peneliti. Para peneliti tersebut menekankan akan kekayaan, tetapi juga kerentanan dan ekosistem darat .

“Pengetahuan yang luas tentang kekayaan dan keanekaragaman pohon adalah kunci untuk menjaga stabilitas dan fungsi ekosistem,” jelas Roberto Cazzolla Gatti dikuttip dari Earth.

Roberto Cazzolla Gatti  merupakan penulis utama studi tersebut. Ia juga seorang profesor di Departemen Ilmu Biologi, Geologi, dan Lingkungan di Universitas Bologna.

“Hingga hari ini, data kami mengenai wilayah yang luas di planet ini sangat terbatas dan berdasarkan pengamatan lapangan dan daftar spesies yang mencakup wilayah yang berbeda. Keterbatasan ini merusak perspektif global tentang masalah ini,” tambahnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2