Masaro, Solusi Mudah Pengelolaan Sampah Organik

Klikhijau.com - Meski mudah terurai. Keberadaan sampah organik juga membawa dampak negatif. Sebab bisa melahirkan bau busuk dan penyakit. Sampah jenis ini menjadi penyumbang sampah terbesar sekitar...

Masaro, Solusi Mudah Pengelolaan Sampah Organik
Bacakan Artikel

Kelima prinsip penerapan teknologi Masaro, yakni pertama adalah diawali dengan pemilahan sampah di sumber, kedua pengolahan sampah di dekat sumber, ketiga melibatkan partisipasi masyarakat, pemerintah, dan industri, keempat penerapan teknologi ramah lingkungan, dan kelima pembuatan manajemen untuk program sustainability.

Selain itu teknologi ini  membagi sampah dari masyarakat menjadi lima kategori, yaitu sampah membusuk, sampah plastik film, sampah waste to energy (WTE), sampah daur ulang, dan sampah B2 (bahan berbahaya).

Agar sampah-sampah yang dikumpulkan bisa menghasilkan produk yang memiliki value added. Maka masih-masing jenis sampah diolah sesuai dengan prosesnya masing-masing.

Apa dan seperti apa Masaro sesungguhnya. Teknologi ini adalah program pengelolaan sampah organik rumah tangga. Pengelolaannya adalah menjadikan media tanam dengan formulasi 4:3:2:1.

Untuk menjadi media tanam sampah yang digunakan tidak hanya sampah organik, tapi juga melibatkan komponen lain. Komponen itu  di antaranya arang sekam padi, tanah, kotoran hewan, dan sampah organik.

Lebih murah dan mudah

Agar masyarakat, pemerintah, dan industri terlibat melakukan pengelolaan sampah organik. Akhmad Zainal dan tim membentuk program LBHP yang memiliki kepanjangan Lingkungan Bersih Hijau dan Produktif.

Masaro merupakan Aplikasi program LBHP. Caranya diawali dengan memasukkan sampah organik di bagian bawah polybag. Setelah itu kemudian diikuti dengan campuran 3 media tanam lain di atasnya. Langkah selanjutnya, disiram dengan Pupuk Organik Cair Istimewa atau POCI.

Cara pengolahan sampah organik dengan LBHP Masaro ini. Terbukti ampuh dan mampuh mengurai permasalahan sampah organik. Ia bisa menjadi cara baru mengolah sampah di mana pun, bahkan di desa.

Teknologi Masaro, menurut  tim Masaro ITB mampu melahirkan  solusi terbaik dalam pengelolaan dan pengolahan sampah organik.

Metode yang digunakan pun jauh lebih murah, mudah, dan bersih yang bisa dipraktikkan setiap orang serta memiliki nilai manfaat yang besar terhadap lingkungan.

Hanya saja, program yang keren ini harus diawali dengan sosialisasi. Selain itu,  perlu adanya pemberian  edukasi yang baik, temasuk bimbingan teknis, monitoring, dan evaluasi. Hal ini dilakukan guna membangun kesadaran di masyarakat dalam menangani sampahnya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2