Lima Fakta Mengapa IRT di Makassar Acuh Pilah Sampah dari Rumah

Klikhijau.com - Indonesia terbilang negara penghasil sampah terbesar di dunia. Tercatat dalam kurun waktu satu tahun Indonesia bisa menghasilkan timbunan sampah sampai 200 ribu ton atau setara dengan...

Lima Fakta Mengapa IRT di Makassar Acuh Pilah Sampah dari Rumah
Bacakan Artikel
Yusrawati

Mahasiswa Magang Klikhijau dari Prodi Sosiologi UNM

Menurut survey yang dilakukan oleh Kata Insight Center (KIC) didapatkan sebanyak 50,8 % rumah tangga tidak memilah sampah. Lalu, dari pantauan dan diskusi yang digelar Klikhijau, berikut beberapa alasan mengapa ibu rumah tangga tidak tertarik mengelola sampahnya secara mandiri sebagai berikut:


  1. Kurangnnya pengetahuan


Alasan pertama masyarakat tidak mengolah sampah adalah karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki. Banyak masyarakat yang terus mencampur sampahnya lantasan belum tau bahwa ternyata sampah bisa dimanfaatkan atau sampah seharusnya di olah.

Kebanyakan warga yang belum diolah sampahnya bisa jadi belum tau pula bahwa ternyata sampah itu haruslah dijadikan sahabat dan akhirnya bisa menjadi cuan melalui pengolahan seperti kompos,maggot, plastik ditukar menjadi uang dan lainnya.


  1. Gengsi


Hal selanjutnya adalah persoalan gengsi. Ibu rumah tangga masih memandang bahwa persoalan sampah adalah hal yang kotor dan rendahan yang biasanya hanya dilakukan oleh masyarakat.

  1. Bergantung pada petugas kebersihan


Masyarakat yang acuh tak acuh dalam hal ini adalah masyarakat yang sudah tidak memerhatikan lagi untuk memilah sampah. Hal ini terjadi lantaran telah meyaksikan bahwa sampah sampah yang berasal dari rumah mereka pada akhirnya akan tercampur juga ketika sudah diangkut oleh truk pengangkut sampah.


  1. Tidak ada keteladanan


Alasan lain penyebab ibu rumah tangga tidak mengolah sanmpah bisa terjadi karena jarangnya melihat sosok/figure dilingkunganya yang menerapkan gaya hidup mengolah sampah. Sehingga mereka tidak mempunyai keteladanan untuk memulai perubahan.

  1. Tidak ingin repot


Faktor lain yang menjadi penyebab adalah karena tak ingin repot. Hal ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh katadata insight center (kic) yang menunjukkan sebanyak 79 % rumah tangga belum memilah sampah karena tak ingin repot.

 Tips memilah sampah dari rumah

Lalu, bagaimana tips memilah sampah dari rumah? Berikut beberapa poin yang bisa dicermati:


  • Awal baik yang bisa dilakukan seorang pemula adalah menyiapkan dua wadah untuk memisahkan sampah organik dan anorganik.

  • Selanjutnya untuk sampah organik, anda bisa mengolahnya menjadi kompos.

  • Untuk sampah anorganik kamu bisa memisahkannnya menjadi lebih rinci :



  1. Limbah kertas seperti kertas HVS, karton, Koran.

  2. Sampah plastik seperti Styrofoam, PET,HDPE,PP,PVC,LDPE dan jenis sampah plastic lainnya.

  3. Limbah logam seperti kaleng minuman, paku dan sejenisnya.

  4. Limbah kaca seperti pecahan kaca, botol kaca dan cermin.

  5. Limbah B3 ( limbah berbahaya dan beracun) hal ini dilakukan karena limbah jenis ini bisa merusak lingkungan dan berdampak bagi makhluk hidup.



  • Untuk mencegah penyebaran penyakit mengingat pandemi covid 19 masih berlangsung, khusus untuk sampah medis seperti masker, jarum suntik bekas, obat obatan kadaluarsa, kemudian semprotkan disinfektan lalu simpan didalam wadah yang rapat. Terakhir untuk memberikan informasi yang jelas pada operator sampah berikan label peringatan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2