Kulit Pohon Berpotensi Jadi Senjata Ampuh Memerangi Perubahan Iklim

Klikhijau.com - Kulit pohon sering tidak masuk hitungan dari segi manfaat dan pemanfaatan. Umumnya lebih banyak dibuang daripada dimanfaatkan. Namun, penelitian yang diterbitkan di Nature dapat men...

Kulit Pohon Berpotensi Jadi Senjata Ampuh Memerangi Perubahan Iklim
Bacakan Artikel

Penting diketahui bahwa metana bertanggung jawab atas sekitar 30% pemanasan global sejak masa pra-industri, dan emisi saat ini meningkat lebih cepat daripada sebelumnya sejak pencatatan dimulai pada tahun 1980-an.

Meskipun sebagian besar metana dihilangkan melalui proses di atmosfer, tanah penuh dengan bakteri yang menyerap gas dan memecahnya untuk digunakan sebagai energi. Tanah dianggap sebagai satu-satunya tempat penampungan metana di bumi, tetapi penelitian ini menunjukkan bahwa pohon mungkin sama pentingnya, atau bahkan lebih penting daripada, tanah dalam proses pembersihan ini.

“ Hasil ini menunjukkan cara baru yang luar biasa di mana pohon menyediakan layanan iklim yang vital , ” kata profesor Vincent Gauci dari Universitas.

Cara kerja peneliti

Para peneliti melakukan pengukuran yang mencakup hutan tropis di Amazon dan Panama; pohon berdaun lebar beriklim sedang di Wytham Woods, di Oxfordshire, Inggris Raya; dan hutan konifer boreal di Swedia, yang mencakup tiga ekosistem hutan global utama.

Selain itu, tim menggunakan metode pemindaian laser untuk mengukur luas permukaan kulit pohon hutan global secara keseluruhan, dengan perhitungan awal yang menunjukkan bahwa total kontribusi global pohon adalah antara 24,6-49,9 juta ton metana. Hal ini mengisi kesenjangan besar dalam memahami sumber dan penyerap metana global.

Para peneliti menemukan penyerapan metana paling kuat di hutan tropis, kemungkinan karena mikroba tumbuh subur di kondisi hangat dan basah yang ditemukan di sana. Rata-rata, penyerapan metana yang baru ditemukan menambah sekitar 10% manfaat iklim yang diberikan pohon beriklim sedang dan tropis.

“Kami menduga bahwa ekosistem alami lebih berharga bagi masyarakat daripada yang kita duga, dan penelitian ini menunjukkan proses penting yang sebelumnya tidak terlihat yang mendukung hal ini,” kata Shenkin.

Ia menambahkan, ternyata kompleksitas struktural 3D hutan yang rumit memungkinkan mereka untuk secara efisien membersihkan metana dari atmosfer. Apalagi yang akan kita temukan yang dimungkinkan oleh kompleksitas ekosistem alami.

Pada  tahap selanjutnya dari penelitian tersebut, Shenkin telah meluncurkan suatu usaha. Namanya  SelvaFlux Inc. Usaha tersebut  bertujuan untuk memanfaatkan temuan ini guna meningkatkan reboisasi dan konservasi tropis dengan membuatnya lebih menguntungkan di pasar karbon di masa mendatang.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2