Komunitas ‘Bibit Langsung Tanam’ Membibit Pepaya Merah Delima Selama Pandemi  

Klikhijau.com – Komunitas ‘Bibit Langsung Tanam’ (BLT) memanfaatkan masa pandemi untuk melakukan hal positif yakni dengan membibit pepaya merah delima. Founder BLT, Sarfa Hafid mengatakan, selama p...

Komunitas ‘Bibit Langsung Tanam’ Membibit Pepaya Merah Delima Selama Pandemi   
Bacakan Artikel

Selain itu, Pepaya Medal juga dapat tumbuh dan beradaptasi dengan baik di lahan rawa pasang surut. Pengembangan agribisnis pepaya mempunyai prospek bisnis yang sangat baik, sehingga potensial dibudidayakan.

Nilai rasio B/C juga relatif tinggi, yakni sebesar 1,80. Hal ini mengidentifikasikan bahwa usaha ini relatif efisien dan dapat memberikan keuntungan hampir sebesar 1,8 kali biaya produksinya selama 1-1,5 tahun.

Berikut diskripsi lengkap pepaya Merah Delima:


  1. Panjang : 21-30 cm, Lingkar Buah : 30–40 cm.

  2. Bobot buah : 0,8-1,9 kg.

  3. Kekerasan daging : 0,35-0,80 (kg/cm2).

  4. Kekerasan kulit : 0,68-0,88 (kg/cm2).

  5. Bentuk buah : Silindris.

  6. Warna daging buah Orange kemerahan.

  7. TSS : 11-14,50 Brix.

  8. Persentase yang dapat dimakan : 70-86%.

  9. Tebal daging : 2,5- 4,5(cm).

  10. Bentuk rongga buah : bintang bersudut lima.

  11. Tekstur daging buah masak : Kenyal.

  12. Vitamin C : 43,40- 98,25 mg/100g.

  13. Umur berbuah 2-3 bulan setelah tanam.

  14. Umur panen buah pertama 7-8 bulan setelah tanam.

  15. Tinggi buah pertama 45-60 cm.

  16. Produksi : 70-90 (ton/ha/empat bulan).

  17. Jarak tanam 2,5x2,5 m.

  18. Jumlah populasi / ha : 1200 tanaman.

  19. Agak tahan hama Trips dan Apid.


Saat ini pepaya Medal sudah mengisi pasar swalayan. Di Padang misalnya, jenis ini dijual dengan harga yang cukup menjanjikan (harga di pasar swalayan Rp.10.000/kg, pasar tradisional Rp.6.000-7.000/kg, sedangkan harga pada penjual/petani ke pedagang antara Rp.3.500-4.000/kg).

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2