Ketul, Rumpul Liar Menjengkelkan yang Mengandung Banyak Manfaat Menakjubkan

Klikhijau.com – Saat buahnya telah matang, sebaiknya hindari menyentuhkan pakaian pada rumput ketul. Sebab semua buahnya akan menempel pada pakaian yang menyentuhnya. Saat menempel pada pakaian, apala...

Ketul, Rumpul Liar Menjengkelkan yang Mengandung Banyak Manfaat Menakjubkan
Bacakan Artikel

Bunga pada tanaman ini memiliki bentuk bunganya kecil, warnanya putih dan kuning. Diameternya 5 sampai 15 cm. Ia memiliki bunga  menyempit panjang. Pada tangkai di ujung batangnya berbentuk tipis.  Tiap bunga mempunyai 4 atau 5 kepala daun bunga. Ukurannya pendek dan lebar. Warnanya putih yang dilengkapi dengan banyak bunga kecil dengan warna kuning.

Department of Agriculture, Forestry and Fisheries,( 2011) juga menjelaskan, tanaman bunga tanaman ini akan berbunga di bulan Oktober, namun faktanya tidak selalu begitu, sebaba ada berbunga sepanjang musim.  Tamana yang mudah ditemukan di area budidaya, kebun hingga pekerangan rumah ini memiliki bunga dengan organ jantan dan betina. Penyerbukan bunganya dilakukan oleh lebah.

Manfaat rumput ketul

Adedapo dalam Kabany dan Ibrahim, (2013) menerangkan, dalam ekstrak air daun ketul pada analisis proksimat  ditemukan mengandung persentase kadar air yang cukup, minyak mentah, kadar abu,  protein, lemak kasar, karbohidrat dan serat kasar.

Sedangkan analisis unsur menunjukkan,  daunnya mengandung natrium, magnesium kalium, kalsium,  besi,  fosfor, seng, tembaga, nitrogen, dan mangan.

Pada komposisi kimia dalam mg/ 100g.d.w menunjukkan adanya saponin, alkaloid, dan fitat. Selain itu menurut penelitian Jun Yi et al, (2016) daun ketul mengandung senyawa kimia berupa phenylpropanoids, fenol, flavonoid,  glikosida, dan flavonoid.

Sedangkan Sukiyono,( 2010) menuturkan tanaman ini mengandung senyawa kimia diantaranya minyak atsiri dan zat samak, alkaloid, saponin, dan zat pahit.

Senyawa lain yang dikandungnya adalah lemak, terpen, fenilpropanoid,  dan benzoid (Setiawati et al, 2008).

Di Indonesia dimanfaatkan sebagai seduhan dari akar- akarnya sebagai sebagai obat mata. Tumbuhan dan daun muda digunakan untuk menyembuhkan sakit gigi dan dapat digunakan sebagai obat borok( Sastroamidjojo, 2001).

Sementara di Amerika Tengah dan Selatan rumput liar ini manfaatkan untuk mengobati penyakit kaki dan mulut, diabetes, angina, hepatitis, gangguan menstruasi, radang tenggorokan, wasir, faringitis, dan juga sebagai obat kumur untuk mulut lecet, cacingan,  gangguan saraf,  inflamasi/ radang internal dan eksternal, sakit kepala, sakit gigi,  luka, laserasi, sakit perut karena keracunan makanan, sakit tenggorokan dan retensi air.

Di negara- negara berkembang, khususnya  Columbia mereka memanfaatkannya sebagai obat infeksi. Tanaman ini diolah sebagai dekoksi, getahnya digunakan mengobati infeksi saluran pernafasan dan juga dapat diterapkan langsung pada permukaan luka yang terinfeksi dan dapet menyembuhkan luka ( Gonzales, 1980 dalam Arthur et al, 2012).

Di Cina dan Brazil tanaman ini digunakan untuk mengobati diabetes, peradangan, enteritis, faringitis, diuretic, antirematik, disentri, dan antirematik. Tanaman ini juga dimanfaatkan sebagai penyembuh luka sayat.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2