Kehilangan Orang Tercinta Berpengaruh Besar pada Kesehatan dan Penuaan

Klikhijau.com - Kehilangan orang tercinta adalah luka yang terus nganga. Luka yang menolak sembuh. Bahkan dapat merampas masa muda dengan mempercepat penuaan biologis kita. Penuaan biologis mengacu...

Kehilangan Orang Tercinta Berpengaruh Besar pada Kesehatan dan Penuaan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Kehilangan orang tercinta adalah luka yang terus nganga. Luka yang menolak sembuh. Bahkan dapat merampas masa muda dengan mempercepat penuaan biologis kita.

Penuaan biologis mengacu pada penurunan fungsi sel dan organ secara bertahap, yang meningkatkan risiko penyakit kronis. Proses penuaan ini diukur menggunakan jam epigenetic, yang merupakan penanda DNA.

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya penuaan biologis. Kehilangan orang terkasih atau tercinta salah satunya.

Menurut sebuah studi yang di terbitkan oleh JAMA Network Open belum lama ini mengungkapkan, kehilangan anggota keluarga dekat, seperti orang tua, pasangan, saudara kandung, atau anak, dapat mempercepat penuaan biologis.

Penelitian tersebut dilakukan oleh para ahli di Sekolah Kesehatan Masyarakat Mailman Universitas Columbia dan Pusat Penuaan Butler Columbia.

Hasilnya menunjukkan bahwa kehilangan banyak orang terkasih memiliki pengaruh yang lebih besar pada kesehatan dan penuaan. Karenanya, studi tersebut menekankan bahwa kehilangan pada tahap kehidupan apa pun dapat memiliki implikasi kesehatan

Hal itu menunjukkan bahwa individu yang mengalami kehilangan tersebut menunjukkan tanda-tanda usia biologis yang lebih tua dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalaminya.

Allison Aiello, PhD, profesor James S. Jackson bidang umur panjang kesehatan dalam epidemiologi dan penulis utama penelitian tersebut mengatakan, hanya sedikit penelitian yang mengamati bagaimana kehilangan orang terkasih pada berbagai tahap kehidupan memengaruhi penanda DNA ini, terutama dalam sampel penelitian yang mewakili populasi AS.

“Studi kami menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara kehilangan orang terkasih dalam rentang hidup dari masa kanak-kanak hingga dewasa dan percepatan penuaan biologis di AS,” katanya.

Para peneliti menganalisis data dari Studi Longitudinal Nasional tentang Kesehatan Remaja hingga Dewasa , yang dimulai pada tahun 1994-95. Studi ini telah melacak peserta dari masa remaja hingga dewasa.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2