Kehati AWARD 2020 Diberikan pada 6 Pejuang Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Klikhijau.com – Yayasan KEHATI mengumumkan peraih KEHATI Award 2020 secara virtual, Jumat 27 November 2020. KEHATI Award ke-9 kali ini mengambil tema “Promoting Biodiversity Heroes,” dengan mengapresi...

Kehati AWARD 2020 Diberikan pada 6 Pejuang Keanekaragaman Hayati di Indonesia
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Yayasan KEHATI mengumumkan peraih KEHATI Award 2020 secara virtual, Jumat 27 November 2020. KEHATI Award ke-9 kali ini mengambil tema “Promoting Biodiversity Heroes,” dengan mengapresiasi pahlawan peduli keanekaragaman hayati dan lingkungan Indonesia.

KEHATI adalah yayasan yang didirikan sejak 12 Januari 1994 dengan maksud untuk menghimpun dan mengelola sumber daya yang selanjutnya disalurkan dalam bentuk hibah, fasilitas, konsultasi dan berbagai fasilitas lain guna menunjang berbagai program kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia dan pemanfaatannya secara adil dan berkelanjutan.

Sejak diluncurkan pada 16 Januari 2020, Yayasan KEHATI menerima 153 pendaftar KEHATI Award 2020 dari 29 provinsi di Indonesia. Para kandidat kemudian melalui tahap penjurian yaitu seleksi administrasi, verifikasi lapangan, dan penilaian akhir oleh tim juri.

Beberapa tokoh dari berbagai sektor dipilih untuk menjadi dewan juri KEHATI Award 2020, yaitu Direktur Institute for Sustainable Earth and Resources, Universitas Indonesia sekaligus Ketua Juri KEHATI Award 2020 Prof. Jatna Supriatna, Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia Hasan Fawzi, Direktur CNN Indonesia Desi Anwar, Ketua Pusat Unggulan Lingkungan dan Ilmu Keberlanjutan Universitas Padjadjaran Prof Parikesit, dan Regional Director Ford Foundation Alexander Irwan.

Penerima Kehati Award 2020

Setelah melalui beberapa proses penjurian, dewan juri akhirnya berhasil mendapatkan 6 individu dan lembaga peraih KEHATI Award dari 6 kategori penghargaan yang diperebutkan yaitu Rubama M dari Kota Banda Aceh (PRAKARSA KEHATI), H. Jarot Winarno, M.Med.Ph dari Kabupaten Sintang (PAMONG KEHATI), PT Karya Dua Anyam dari DKI Jakarta (INOVASI KEHATI), Dr. Ir. Pande Ketut Diah Kencana dari Kota Denpasar (CIPTA KEHATI), Samsudin dari Kabupaten Indramayu (CITRA KEHATI), dan Margaretha Mala dari Kabupaten Kapuas Hulu (TUNAS KEHATI).

“Yayasan KEHATI sangat bangga dapat menampilkan para pejuang keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup di ajang KEHATI Award 2020 ini. Sesuai dengan visi KEHATI, maka atas jasa merekalah alam Indonesia bisa lestari, tidak hanya bagi manusia kini, namun juga bagi masa depan anak negeri. Kami berharap KEHATI Award yang ke-9 ini dapat menumbuhkan dan mendorong minat seluruh komponen bangsa Indonesia untuk lebih mempedulikan,mencintai, dan mengambil peran dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati,” ujar Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI Riki Frindos.



  • Kategori prakarsa



Kategori Prakarsa Kehati ditujukan untuk perorangan atau kelompok/organisasi dari komunitas masyarakat lokal, seperti masyarakat adat, rukun warga desa, Karang Taruna, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Organisasi non-pemerintah (Ornop) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta kelompok lain yang berbasis masyarakat lokal.

Kategori ini diraih oleh Rubama M. seorang perempuan dari Aceh yang berhasil mengorganisir dan mendampingi kelompok perempuan di Kampung Damaran untuk melakukan konservasi di kawasan ekosistem Leuser, yang telah rusak parah akibat pembalakan liar dan pembukaan lahan pada tahun 2015.

Proses panjang mengantarkan kampung Damaran Baru mendapat izin pengelolaan kawasan hutan melalui skema hutan desa. Perlindungan kawasan hutan menjadi goals besar dalam tata kelola kawasan dengan gerak nyata melalui Konsep Community Patrol Team: Women’s ranger/Mpu Uteun. Pemanfaatan dan pembudidayaan dilakukan melalui Pengembangan konsep Green Economy. Strategi pendekatan yang dilakukan sangat efektif dan konsisten.

Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain patrol hutan sebanyak 4 kali, adanya 13.000 bibit yang siap tanam sebagai pengayaan restorasi kawasan, munculnya usaha alternatif seperti budidaya lebah madu dan perikanan air tawar kombinasi, dan budidaya selada air sebagai kawasan ekowisata.



  • Kategori pamong Kehati



Kategori Pamong Kehati yaitu penghargaan untuk perorangan atau unit/bagian dari suatu lembaga kedinasan, badan pelayanan publik atau instansi pemerintahan/lembaga negara di tingkat pusat ataupun di daerah (provinsi, kabupaten, kota, kecamatan atau desa).

Kategori ini diraih oleh, Bupati Kabupaten Sintang Kalimantan Barat periode 2015-2020 H. Jarot Winarno, M.Med.Ph, untuk Program Rencana Aksi Daerah Sintang.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2