Himpitan Biaya Logistik dan Energi Global, Industri Domestik Menanti Kepastian Pembeli Produk Hijau

Himpitan Biaya Logistik dan Energi Global, Industri Domestik Menanti Kepastian Pembeli Produk Hijau
Himpitan Biaya Logistik dan Energi Global, Industri Domestik Menanti Kepastian Pembeli Produk Hijau, Foto: Ist
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Tekanan gejolak pasar energi global akibat konflik internasional serta beban biaya logistik domestik yang mencapai 9 hingga 10 persen dari total biaya produksi kini memaksa industri manufaktur Indonesia menghitung ulang strategi investasi mereka. Di tengah ketidakpastian tersebut, ketatnya standar perdagangan bebas karbon dunia kian mempersempit ruang gerak eksportir nasional.

Sektor ekspor Indonesia senilai US$51,5 miliar saat ini berhadapan langsung dengan potensi hambatan dari berbagai kebijakan perdagangan hijau global. Tanpa penyesuaian teknologi dan kepastian pasar di dalam negeri, daya saing komoditas unggulan nasional terancam tergerus.

Senior Manager for Energy and Sustainable Business WRI Indonesia, Clorinda Wibowo, menegaskan bahwa kesiapan menghadapi perubahan persyaratan pasar global seharusnya tidak dibebankan sepenuhnya kepada pelaku usaha.

"Kesiapan ini tidak dapat dibebankan kepada industri saja. Pemerintah juga perlu memperkuat ekosistem pendukung, antara lain melalui percepatan adopsi teknologi rendah karbon serta pengembangan sistem Monitoring, Reporting, and Verification (MRV) yang kredibel dan selaras dengan standar pasar global," ujar Clorinda dalam Side Event Indonesia International Sustainability Forum 2026 yang diselenggarakan WRI Indonesia dan Climate Catalyst di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Transformasi menuju produksi rendah karbon menyimpan dilema finansial yang cukup besar bagi para pelaku usaha. Hasil riset WRI Indonesia menunjukkan bahwa biaya produksi atau Levelized Cost of Product pada sejumlah komoditas hijau diperkirakan melonjak antara 29 hingga 81 persen, yang dipicu oleh tingginya harga energi bersih serta tingginya biaya transisi teknologi.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2