Gandeng Komunitas Lingkungan, BRC Bersihkan Pantai Losari dari Sampah Plastik

Klikhijau.com - Brorivai Center (BRC) kini semakin memperluas aktivitas gerakan sosialnya setelah sukses melakukan berbagai kegiatan pendidikan politik seperti Dialog Pembangunan, BRC Table Talk Serie...

Gandeng Komunitas Lingkungan, BRC Bersihkan Pantai Losari dari Sampah Plastik
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Brorivai Center (BRC) kini semakin memperluas aktivitas gerakan sosialnya setelah sukses melakukan berbagai kegiatan pendidikan politik seperti Dialog Pembangunan, BRC Table Talk Series dan Wisata Demokrasi.

Kali ini BRC meluncurkan program “Social Response for Environment” bertajuk “BRC Environment Care - Clean Seas” yang melibatkan komunitas terbuka (sosial) dan relawan pencinta alam.

Adapun bentuk nyata dari program tersebut yakni aksi bersih sampah plastik yang dihelat BRC di Pantai Losari Makassar, Minggu 31 Maret 2019.

Tak hanya di sekitar anjungan Pantai Losari, tim BRC beserta relawan dari komunitas peduli lingkungan, Paguyuban Putra Putri Maritim Sulsel, juga membersihkan sampah plastik di pesisir laut Pantai Losari dengan menggunakan unit perahu.

[irp posts="2874" name="Brorivai Center Akan Luncurkan BRC Environment 'Clean Seas'"]

Mengusung tema "Cure The Ocean to Secure The Future", progtam BRC Environment Care - Clean Seas dibuka secara resmi oleh Dewan Pakar Brorivai Center, Dr M Irsyad Dahri SH MHum.

"Jadi memang kepedulian ke lingkungan itu penting, karena saat ini kesadaran untuk mengurangi penggunaan plastik itu sangat kurang tersosialisasikan di masyarakat. Maka itu perlu upaya-upaya dan gerakan-gerakan dari lembaga seperti contohnya Brorivai Center ini untuk berinisiatif melakukan tindakan stop sampah plastik," ujar Irsyad Dahri dalam sambutannya.

Oleh sebab itu, lanjut Dr Irsyad, perlu upaya-upaya mulai dari diri sendiri untuk tidak menggunakan plastik, baik saat membeli atau berbelanja, dan membuang sampah plastik pada tempatnya.

[irp posts="1882" name="Komunitas Pemuda Peduli Lingkungan, Penebar Inspirasi dari Negeri Penuh Kanal"]

"Upaya pemerintah sebenarnya sudah ada, hanya saja kurang tersosialisasi dengan baik. Dari segi perundang-undangan memang sudah cukup banyak tertuang, tapi kekuatan undang-undang itu belum cukup mengikat ke masyarakat, sehingga masalah sampah plastik ini harus senantiasa dilakukan dengan kesadaran masyarakat sendiri," ujar Dosen Ilmu Hukum Universitas Negeri Makassar (UNM) ini.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2