Ekosistem Air, Ancaman dari Partikel Ban Terkelupas, dari Cara Mengatasinya

Klikhijau.com – Ekosistem air tawar dan muara pantai. Berpeluang besar dirusak oleh partikel kecil yang terkelupas dari ban mobil maupun motor. Klaim itu dikemukan oleh  penelitian terbaru dari Ore...

Ekosistem Air, Ancaman dari Partikel Ban Terkelupas, dari Cara Mengatasinya
Bacakan Artikel

Selanjutnya, dihitung bahwa partikel ban menyumbang lima hingga 10 persen dari polusi  plastik laut.

 Berkontribusi pada polusi mikroplastik dan nanoplastik

Polusi ban berkontribusi pada masalah polusi mikroplastik dan nanoplastik. Mikroplastik lebih kecil dari 5 milimeter, sedangkan nanoplastik lebih kecil dari mikrometer.

“Fokus pada mikroplastik dan sekarang nanoplastik masih relatif baru,” kata profesor OSU, Stacey Harper, yang memimpin studi air tawar.

“Kami sekarang pada titik membuat keputusan kebijakan yang kami tidak memiliki ilmu untuk itu. Itu sebabnya kami berebut untuk memasok sains itu, ” lanjutnya.

Untuk itu, para peneliti memaparkan spesies indikator dari ekosistem muara dan air tawar ke mikropartikel ban dan nanopartikel dan lindinya, atau bahan kimia yang terlepas dari ban saat rusak.

Untuk organisme estuari digunakan Inland Silverside ( Menidia beryllina ) dan udang mysid ( Americamysis bahia ). Mereka menemukan bahwa partikel ban mengubah perilaku berenang hewan dan membatasi pertumbuhannya. Lindi juga memengaruhi perilaku mereka tetapi tidak pada pertumbuhannya.

Untuk organisme air tawar, peneliti mempelajari embrio Zebrafish (Danio rerio ) dan krustasea Daphnia magna.

Mereka menemukan bahwa paparan partikel ban dan lindi dapat memiliki efek mematikan dan menyebabkan masalah perkembangan.

Lindi adalah yang paling beracun bagi organisme, tetapi bahkan lebih beracun ketika organisme terkena lindi dan nanopartikel pada saat yang sama.

“Bahkan pada tingkat polusi terkait ban di lingkungan saat ini, yang diperkirakan akan terus meningkat, ekosistem perairan mungkin mengalami dampak negatif,” para penulis studi estuari menyimpulkan.

Tawaran solusi

Meski terdengar mengkhawatirkan. Apalagi penggunaan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Sudah tidak terpisahkan dari kehidupan setiap orang saat ini.

Oleh karena itu, untuk mengatasi ancaman partikel kecil dari ban yang terkelupas. Dan agar ancamannya terhapad ekosistem air bisa dicegah. Penulis penelitian   menawarkan saran, bagaimana cara melindungi ekosistem air tawar dan muara dari polusi ban. Berikut caranya:


  • Memasang taman hujan di pinggir jalan untuk menangkap partikel ban sebelum masuk ke lingkungan.

  • Memasang perangkat di mobil yang menangkap partikel.

  • Merancang ban yang lebih tahan lama.

  • Membangun lebih banyak infrastruktur angkutan umum sehingga ada lebih sedikit mobil di jalan untuk memulai.


Sahabat hijau, kita akan sulit menghindari penggunaan ban karet, tapi bukan berarti tidak bisa meminimalkan penggunaannya.

Selain cara di atas, cara lain yang bisa ditempuh adalah, mengurangi penggunaan kendaraan saat keluar rumah. Jika jarak tempuhnya memungkinkan untuk berjalan kaki, maka sebaiknya simpan saja kendaraan lalu mulailah berjalan kaki.

Cara selanjutnya adalah mengurangi aktivitas keluar rumah jika tidak terlalu penting atau dengan menggunakan kendaraan umum.

Sumber: Ecowathc

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2