Di Wakatobi, Wamen LHK Berpesan tentang Pentingnya Menjaga Mangrove

Klikhijau.com – Mangrove memiliki peran penting terhadap kehidupan, karenanya harus dijaga. Menjaganya harus secara bersama-sama dengan melibatkan semua pihak, pemerintah, masyarakat dan swasta. De...

Di Wakatobi, Wamen LHK Berpesan tentang Pentingnya Menjaga Mangrove
Bacakan Artikel

Hutan mangrove berperan dalam pengendalian perubahan iklim karena dapat menyerap karbon dalam jumlah besar yaitu sekitar 1.000-1.200 Ton karbon per hektare.

"Kita harus optimis dalam menghadapi Pandemi ini. Percayalah bahwa ekonomi akan pulih, dan keadaan akan semakin baik. Mari kita jaga lingkungan kita, karena lingkungan yang baik akan mendatangkan manfaat yang baik juga bagi kita," pesan Wamen Alue Dohong kepada masyarakat.

Kepala Balai TN Wakatobi, Darman melaporkan kepada Wamen Alue Dohong bahwa luas kawasan yang ditanam mangrove dalam rangka PEN adalah seluas 108 Hektare (Ha) di Pulau Wangiwangi dan Kaledupa. Bahkan sebelum adanya padat karya, Darman menerangkan bahwa masyarakat sudah menanam mangrove dengan kesadaran sendiri.

Karenanya, kata Darman, masyarakat sangat senang saat mendengar bahwa pemerintah akan membayar masyarakat yang menanam mangrove.

Saat ini, jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terlibat sebanyak 245 KK, namun dalam pelaksanaannya menjadi 4-5 kali lipat karena mereka melibatkan seluruh keluarganya dalam menanam mangrove.

Bagi Darmin, program padat karya mangrove ini sangat istimewa dan manfaatnya dirasakan langsung masyarakat. Paling penting, tambahnya, masyarakat merasa sangat diperhatikan oleh pemerintah pusat.

Darmin juga melaporkan TN Wakatobi yang luasnya sebesar 1,39 juta Ha, di dalamnya terdapat sekitar 75 desa yang memiliki potensi untuk masuk dalam Program Kampung Iklim (Proklim).

Selain itu, dapat juga dibentuk Masyarakat Peduli Api (MPA), karena Wakatobi suhunya tinggi, sehingga masyarakat dan Balai TN Wakatobi dapat bekerja bersama-sama untuk mengelola dan menjaga kawasan konservasi.

Menanggapi hal hal tersebut di atas, Wamen Alue Dohong menyetujui dan meminta Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim untuk membantu mewujudkannya.

Pelaksana Jabatan Sementara Bupati Wakatobi, Aslaman Sadiq, pada kesempatan yg sama, menyampaikan bahwa luas TN Wakatobi hampir sama dengan luas administratif Kabupaten Wakatobi.

Maka dari itu menurut Aslaman Sadiq, pembangunan di Wakatobi tentunya memerlukan dukungan dari Balai TN Wakatobi dan juga Kementerian LHK. Selama ini, berbagai kerja sama juga telah dilakukan bersama dengan Balai TN Wakatobi untuk meningkatkan postensi wisata alam di Wakatobi.

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2