Di Kanada, Masyarakat Adat Papua Desak Komitmen Pemerintah Selamatkan Hutan

Klikhijau.com - Perwakilan masyarakat adat Papua, Indonesia, menghadiri Konferensi Keanekaragaman Hayati PBB atau CBD COP15 yang digelar pada 3-17 Desember 2022 di Montreal, Kanada. Bersama masyara...

Di Kanada, Masyarakat Adat Papua Desak Komitmen Pemerintah Selamatkan Hutan
Bacakan Artikel

CBD COP15 menjadi momen yang akan menentukan bagaimana kebijakan negara-negara dalam satu dekade ke depan untuk melindungi alam dan keanekaragaman hayati. Mengingat bahwa menurut laporan PBB, ada satu juta spesies yang terancam punah di seluruh dunia.

“Alam kita dalam kondisi krisis dan membutuhkan perlindungan. Indikator suksesnya negosiasi ini adalah seberapa besar mereka menempatkan masyarakat adat dan pengetahuan mereka sebagai inti dari setiap kebijakan dan aksi,” kata Sekar Banjaran Aji, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia yang hadir di Montreal.

Dalam konteks Indonesia, Sekar melanjutkan, pemerintah mestinya memperkuat perlindungan masyarakat adat. Salah satunya dengan segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat yang pembahasannya mandek sejak 2009.

Sayangnya, dalam CBD COP15, delegasi Indonesia menyatakan tak setuju dengan prinsip 30x30, atau target global untuk melindungi setidaknya 30 persen daratan dan 30 persen area laut hingga 2030.

*Sumber: Greenpeace

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2