Bulan Mei, Kemarau Mulai Bertamu ke Sulsel, Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Klikhijau.com - Awal musim kemarau 2025 di Sulawesi Selatan (Sulsel) diprediksi akan datang pada bulan Mei hingga Agustus. Prediksi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisi...

Bulan Mei, Kemarau Mulai Bertamu ke Sulsel, Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Bacakan Artikel

"Untuk kategori mundur, dapat dilihat di wilayah selatan yaitu di Kabupaten Selayar, Jeneponto, Takalar, sebagian Bulukumba dan Sinjai. Dan beberapa bagian utara seperti Enrekang dan Tana Toraja," beber Restu.

Adapun sifat musim kemarau 2025 masih pada kategori normal yakni 50%. Kota atau kabupaten yang mengalami sifat musim atas normal yaitu sebagian besar Takalar, Gowa, Maros, dan Sinjai.

"Sedangkan bawah normal itu umumnya ada di bagian Utara yaitu di Palopo, Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur, Toraja Utara, Pinrang, Enrekang, Sidrap, dan Wajo," tambahnya.

Beberapa yang diprediksi lebih dulu mengalami puncak musim kemarau yaitu pada bulan Juli adalah sebagian besar Kota Palopo, Kabupaten Toraja Utara, dan Pinrang.

"Adapun yang mengalami puncak musim kemarau di bulan Oktober yaitu Selayar, sebagian Wajo, Sidrap, Luwu, dan Luwu Timur," terang Restu.

Dari seluruh prediksi musim kemarau tersebut, Restu menyebut masyarakat perlu waspada potensi bencana hidrometeorologi. Salah satu yang paling berpotensi terjadi ialah kekeringan.

"Dampak yang harus kita waspadai bencana hidrometeorologi, yaitu kekeringan, yang dapat memicu banyak efek atau bencana lainnya. Seperti krisis air bersih, kurangnya air irigasi sehingga memicu kebakaran hutan dan lahan," tutup Restu.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2