Benarkah Musik Dapat Meningkatkan Perkembangan Sosial Bayi?

Klikhijau.com – Musik tidak berdiri sendiri, ia terdiri dari beberapa unsur ada timbre, melodi, ritme, dan harmoni. Tidak ada yang tahu pasti, sejak kapan musik mulai lahir. Kelahirannya adalah sej...

Benarkah Musik Dapat Meningkatkan Perkembangan Sosial Bayi?
Bacakan Artikel

[irp]

"Bernyanyi untuk bayi tampak seperti tindakan yang sederhana. Namun,  penuh dengan informasi sosial yang kaya dan bermakna," kata penulis utama studi, Miriam Lense.

Lense juga merupakan asisten profesor Otolaryngology dan co-director Music Cognition Lab di Vanderbilt University Medical Center (VUMC).

“Di sini kami menunjukkan bahwa ketika pengasuh bernyanyi untuk bayi mereka. Mereka secara intuitif menyusun perilaku mereka untuk mendukung ikatan sosial pengasuh-bayi dan pembelajaran sosial bayi,” lanjutnya.

Menggunakan video

Pada penelitian tersebut, para ilmuwan menggunakan video nyanyian daripada nyanyian langsung untuk memastikan bahwa setiap perubahan dalam perilaku melihat bayi disebabkan oleh bayi, dan bukan pengasuh yang menyesuaikan diri dengan bayi.

“Bayi dapat melihat ke mana saja saat menonton video, tetapi kami menemukan bahwa perilaku mereka tidak acak,” jelas Lense.

Lense juga mengatakan bahwa, yang kritis, ritme nyanyian yang dapat diprediksi sangat penting untuk interaksi sosial yang memikat ini.

"Ketika kami secara eksperimental memanipulasi nyanyian sehingga tidak lagi memiliki ritme yang dapat diprediksi, entrainment terganggu dan bayi tidak lagi berhasil menyinkronkan pandangan mata mereka dengan isyarat sosial pengasuh," katanya.

[irp]

Untuk mengkonfirmasi temuan mereka, para peneliti mendaftarkan kelompok lain bayi berusia enam bulan yang menonton kedua video asli, dan video yang telah dimanipulasi sehingga ritme mereka tidak lagi dapat diprediksi. Sementara bayi-bayi itu memperlihatkan tatapan mata yang terpesona pada video aslinya. Efek ini tidak lagi ada ketika ritme yang dapat diprediksi telah terganggu.

"Ini penting karena mengungkapkan hubungan fisik yang luar biasa antara perilaku pengasuh dan pengalaman bayi," kata penulis senior studi Warren Jones, seorang ahli autisme di Emory University . “Tanpa kesadaran, sesuatu yang sederhana dan intuitif seperti nyanyian pengasuh menggerakkan seluruh rangkaian perilaku yang mengubah pengalaman bayi,” tambahnya.

Dengan adanya temuan tersebut, menunjukkan bahwa musik bukan hanya tentang hiburan, tetapi sebenarnya merupakan aspek inti dari perkembangan sosio-emosional awal.

Musik juga menyoroti sejauh mana anak-anak sangat sensitif terhadap ritme musik, serta cara-cara kompleks di mana musik terkait dengan keterlibatan sosial awal pada fase kehidupan, yakni pada bayi.

[irp]

Sumber: Earth

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2