Angsana, Pohon Berbunga Indah dan Penyuka Hutan Hujan Tropis yang Mulai Langka

Klikhijau.com – Namanya angsana. Itu jika di Indonesia. Namun, negara lain namanya berbeda-beda, misalnya di Malaysia namanya Sena, di Filipina ia dipanggil dengan narra, dan pradoo adalah nama yang d...

Angsana,  Pohon Berbunga Indah dan Penyuka Hutan Hujan Tropis yang Mulai Langka
Bacakan Artikel

Sementara untuk bunganya, memiliki panjang 6 sampai 13 cm  pada ujungnya. Pohon ini memiliki bunga dengankelamin ganda. Warnanya kuning cerah dan aromanya harum

Angsana memiliki batang berbonggol, berbanir, bertajuk, dan berular. Tajuknya lebat. Bentuknya menyerupai kubah dengan cabang-cabang yang merunduk ke tanah.

Pada pepagan atau kulit kayunya memiliki warna abu-abu kecoklatan. Pepagannya memecah menyerupai sisik halus. Saat terluka akan mengeluarkan getah bening berwarna kemerahan.

Pohon dari ordo Fabales ini tersebar mulai dari Burma bagian selatan, Kepulauan Nusantara, China Selatan, Kepulauan Solomon, dan Kepulauan Ryuku.

Angsana merupakan genus dari Pterocarpus. Pohon ini menyukai hutan hujan tropis. Di Jawa tanaman ini dapat ditemukan, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ia bisa  ditemukan di hutan-hutan dengan ketinggian sampai 500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara itu, di Kalimantan, ia tumbuh liar di rawa-rawa pantai dan sepanjang sungai aliran pasang surut.

Pemanfaatan pohon angsana

Pohon ini adalah satu satu solusi untuk  mengurangi pencemaran udara dan mengakumulasi logam berat seperti Pb.

Oleh karena itu, ia merupakan pula salah satu pohon peneduh jalan. Di Kota Tangerang, menurut Siti Nihayatul Inayah dkk (2010). Angsana banyak menghiasi jalan- jalan utama Kota Tangerang.

Selain dijadikan sebagai peneduh jalan, kayu dari pohon ini juga bisa dimanfaatkan untuk untuk bangunan. Kayunya  kuat, awet, dan tahan terhadap cuaca.

Kayunya juga memiliki warna dan motif serat yang  indah— kemerah-merahan. Di samping itu, harga kayu dari pohon ini juga  sangat mahal.

Sayangnya, meski diliputi banyak manfaat, pohon ini sudah mulai  langka. Ia sedang berada dalam status: Vulnerable/Rentan (IUCN Redlist).

Klasifikasi Taksonomi


  • Kingdom        : Plantae

  • Divisi              : Magnoliophyta

  • Kelas              : Magnoliopsida

  • Ordo               : Fabales

  • Famili             : Fabaceae

  • Genus            : Pterocarpus

  • Spesies          : Pterocarpus indicus Willd. (1802)


Oya, sahabat hijau jika ingin menikmat bunga tanaman yang mengandung beragam senyawa ini, di antaranya senyawa fenol, terpen, flavon,  tannin isoflavon, tannin, dan lignan ini. Kamu bisa menikmatinya di sekitar bulan Februari hingga bulan Mei. Karena di bulan tersebut akan menjadi musim bunga baginya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2