Alokasia, Tanaman Hias Idaman, Media Tanam dan Perawatannya

Klikhijau.com – Alokasia (Alocasia), termasuk tanaman hias pavorit saat ini yang banyak dipajang di beranda facebook para pencinta bunga. Di pasaran, harga alokasia termasuk cukup terjangkau untuk beb...

Alokasia, Tanaman Hias Idaman, Media Tanam dan Perawatannya
Bacakan Artikel

Pertama, jenis yang mampu beradaptasi dengan sinar matahari langsung. Jenis yang tahan dengan paparan sinar matahari antara lain; A. Microrrhizos dan A. Portei. Dua jenis ini dapat berbentuk pohon.

Kedua, jenis yang menyukai tempat teduh. Alocasia jenis ini umumnya tumbuh pendek, seperti A.nebula dan A. Silvery Dwarf. Jenis ini akan terbakar dan layu bila ditempatkan di ruang terbuka.

Bila Alocasia yang menyukai tempat teduh ditempatkan di ruang terbuka, sebaiknya diberikan naungan dengan net 50 % hingga 60 % untuk mengurangi intensitas cahaya matahari.

[irp]

#Media tanam

Bila tertarik memajang Alocasia di halaman rumah, sebaiknya kamu memperhatikan aspek satu ini, media tanam. Secara umum, tanaman ini sejatinya menyukai media tanam yang bersifat porous tetapi kaya humus.

Media tanam harus memiliki kemampuan meniriskan air bila terpaksa harus kelebihan air (semisal di musim hujan). Genangan air dalam pot dapat menyebabkan akar tanaman membusuk dan daun jadi layu.

Komposisi yang tepat untuk media tanam Alocasia sebagai berikut:


  • Humus daun bambu (andam): cacahan pakis agak halus (1:1)

  • Humus daun bambu (andam): sekam yang telah dilapukkan: pupuk kandang (2:1:1)

  • Sphagnum moss: humus daun bambu: pupuk kandang: pasir (1:2:1:1)


Media tanam dicampurkan secara merata. Khusus untuk jenis Sphagnum moss, penggunaannya dibalutkan pada bonggol tanaman.

Perlu diperhatikan pula agar media tanam harus steril. Hal ini penting untuk mencegah gangguan seperti cendawan atau telur siput. Untuk sterilisasi, media tanam dapat diguyur terlebih dahulu dengan air panas dan baru digunakan setelah dalam kondisi dingin.

[irp]

#Perawatan Alocasia

 Beberapa jenis Alocasia memang memerlukan perhatian dan perawatan khusus. Untuk menjaga penampilannya, tanaman ini memang perlu dirawat sebaik mungkin. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatannya:


  • Penempatan tanaman



Tempatkan alokasia sesuai jenisnya. Alocasia yang pendek menyukai tempat teduh, sedangkan jenis yang berbentuk pohon dapat diletakkan di ruang terbuka yang alokasi cahaya matahari memadai.


  • Pemilihan pot



Hal paling mendasar adalah pilihlah pot yang dapat membuang air dengan cepat demi menghindari genangan air. Karenanya, tambahkan lubang yang cukup pada bagian tepi pot, sekitar 5 sampai 10 cm di atas dasar pot.

Demi estetika tanaman, para pencinta Alocasia menggunakan pot keramik yang sulit dilubangi. Nah, pada kondisi seperti ini, kamu harus memperhatikan penyiramannya. Jangan sampai kelebihan air karena dapat merusak perkembangan tanaman.

[irp]



  • Pergantian pot tanaman



Pergantian pot tanaman penting dilakukan seiring perkembangannya. Berikut tata cara pergantian pot pada Alocasia:

  • Siapkan tanaman yang akan diganti pot-nya;

  • Lepaskan tanaman dari pot-nya dengan sangat hari-hati;

  • Siapkan pot pengganti dan kemudian masukkan media tanam hingga ketinggian total dari dasar pot kira-kira 60 persen;

  • Letakkan tanaman dalam pot;

  • Tambahkan media tanam hingga mendekati bibit pot;

  • Mampatkan media tanam dengan menekannya menggunakan tangan hingga berdiri kokoh;

  • Siram media tanam, lalu letakkan ke tempat teduh selama 2-3 hari. Kamu dapat menambahkan vitamin dalam air demi menghindari stres pada tanaman.


  • Penyiraman



Penyiraman dilakukan seperlunya saja. Bila perlu dalam sehari cukup sekali saja (pagi atau sore hari). Jaga kelembaban tanaman dengan menggunakan sprayer untuk menyemprot tanaman khususnya dedaunnya terutama saat cuaca agak panas. Namun, hal ini tidaklah penting bila Alocasia berasa di sekitar kolam yang dingin.


  • Pemupukan



Pemupukan pada Alocasia sangat penting agar tetap sehat bugar. Pupuk “lambat urai” yang berbentuk butiran-butiran kecil dapat ditaburkan pada permukaan media tanam. Cara ini efektif menutrisi sampai 4 hingga 6 bulan.

[irp]

Namun, untuk hasil terbaik, kamu dapat menyemprot tanaman Alocasia dengan campuran pupuk daun dan air dengan dosis normal seminggu atau dua minggu sekali.



  • Pemangkasan



Pemangkasan dilakukan pada pangkal tangkai daun. Gunakan gunting atau pisau yang tajam agar pemotongan tidak menimbulkan hal buruk pada tanaman atau menggoyangkan bagian akarnya.


  • Pembersihan daun



Pembersihan daun pada Alocasia dapat dilakukan dengan menyemprotkan butiran-butiran air halus pada dedaunnya. Ini penting agar dedaunnya tetap tampak eksotis. Bila perlu, sesekali dibersihkan dengan memakai kain lembut yang telah diolesi dengan cairan pembersih. Cairan pembersih yang dapat dipakai antara lain; air kelapa atau cairan khusus pembersih daun.

Fase ini perlu dilakukan dengan sangat hati-hati yah, Sahabat hijau!

Itulah penjelasan singkat mengenai Alokasia, tanaman hias idaman, media tanam dan perawatannya. Semoga bermanfaat!

[irp]

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2