7 Tips Sederhana yang Bisa Diterapkan untuk Mengatasi Sampah Fesyen

Klikhijau.com – Fashion atau fesyen tidak terpisah dari kehidupan sehari-hari. Produksinya melimpah. Daya godanya untuk membeli juga kencang. Produksi busana (fesyen) di dunia sejak tahun 2000 meng...

7 Tips Sederhana yang Bisa Diterapkan untuk Mengatasi Sampah Fesyen
Bacakan Artikel

Dengan merawat pakaian yang kita miliki, akan membuat kita tidak segera membeli pakaian baru.  Artinya hal tersebut akan membuat kita menghasilkan sampah fesyen lebih minim. Jadi, ayo rawat pakaianmu.

Tukar baju

Ide tukar baju ini pernah diterapkan oleh Zero Waste Indonesia sejak tahun 2019 lalu.  Tukar baju merupakan salah satu solusi mengatasi sampah fesyen dan limbah tekstil di Indonesia.

Tidak bisa dipungkiri banyak di antara kita yang memiliki pakaian, baik itu sepatu atau aksesoris lainnya yang hanya menganggur di rumah karena berbagai sebab.

Nah, dengan adanya tukar barang, baik itu sepatu maupun baju akan mengurangi sampah fesyen dan lebih akan lebih irit.



  • Donasikan



Mendonasikan pakaian bekas bukanlah hal baru, khususnya di Indonesia. Hal ini sangat mudah kita temukan, khususnya saat terjadi bencana alam atau kebakaran. Biasanya banyak yang akan meminta donasi pakaian bekas.

Aktivitas berdonasi pakaian akan sangat membantu masyarakat yang memiliki daya beli pakaian yang kurang. Jadi, selain mengurangi sampah fesyen, donasi pakaian juga bisa menjadi amal jariah dan membantu sesama.



  • Thrift shop



Belakang ini thrift shop sedang tren. Thrift shop adalah istilah yang digunakan untuk toko yang menjual barang bekas dan hasil penjualannya disumbangkan sebagai bagian dari amal, (Liputan6.com).

Dengan menerapkan thrift shop atau vintage, kita bisa membuat pakaian lebih awet dan lebih berguna bagi orang lain. Thrift shop adalah salah satu solusi untuk mengurangi limbah fesyen.

Selain berguna bagi orang lain karena bisa dipakai ulang, thrift shop juga bisa menjadi solusi untuk mendapatkan cuan.



  • Modifikasi



Memodifikasi busana adalah cara bijak untuk membuatnya lebih menarik dan terlihat baru serta unik. Cara ini juga dikenal dengan nama pendaurulangan busana atau fesyen.

Melalui modifikasi fesyen, kita dapat menciptakan tren berkelanjutan dan dapat diperbarui.

“Jadi untuk merespons fast fashion kita memang bisa mendaur ulang baju. Mungkin saja kita bisa mendaur ulang dari empat baju jadi satu,” jelas Ali Charisma, Desainer yang juga National Chairman Indonesia Fashion Chamber (IFC).



  • Bijak membeli



Godaan membeli pakaian baru memang kerap datang menghentak-hentak. Namun, ada baiknya jika godaan itu datang ditepis kuat.

Jika ingin membeli pakaian, belilah pakaian yang berkualitas. Sebab pakaian yang berkualitas akan lebih awet. Hal itu akan membuat kita tidak cepat membeli pakaian baru.



  • Berburu cakar



Di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan, ada satu istilah khusus bagi penjual pakaian bekas, yakni cakar. Kata cakar ini ada berpendapat merupakan singkatan dari cap karung. Itu karena pakaian bekas biasanya dikemas dalam karung, cara penjualannya juga kadang ditumpuk saja.

Pakaian yang dijual dalam bentuk cakar biasanya memiliki kualitas yang baik dengan harga sangat miring. Karena itu, berburu cakar bisa menjadi solusi untuk menekan produksi pakaian dan menjadi magnet mengurangi sampah fesyen.

Nah, sahabat hijau, bagian mana yang telah diterapkan atau yang akan segera diterapkan?

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2