6 Jenis Sayuran yang Sebaiknya Dimasak Terlebih Dahulu Beserta Alasannya

Klikhijau.com – Tidak semua jenis sayuran mesti dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Ada beberapa sayuran yang bisa dikonsumsi mentah. Namun, ada beberapa jenis sayuran yang bisa dimakan men...

6 Jenis Sayuran yang Sebaiknya Dimasak Terlebih Dahulu Beserta Alasannya
Bacakan Artikel

Di Indonesia, terdapat dua jenis labu yang sangat populer, yakni labu kuning dan labu siam. Labu kuning, tidak hanya diolah menjadi sayuran. Tetapi olahannya bisa beragam, termasuk menjadi bahan kue.

Apa pun olahannya, labu sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Karena  labu yang dimasak memiliki semua jenis antioksidan, seperti beta-karoten, yang lebih mudah diserap setelah dipanaskan.



  • Asparagus



Asparagus telah dijadikan sebagai bahan makakan sejak lama. tanaman dari genus Asparagus ini  memiliki rasa yang sedap.

Selain itu, tanaman ini juga memiliki sifat diuretiknya. Sifatnya itu membuat tanaman ini  memperlancar saluran urin sehingga mampu memperbaiki kinerja ginjal.

Asparagus bisa saja dimakan mentah. Hal tersebut tidak merugikan kesehatan. Hanya saja dengan memasaknya dapat membantu memecah dinding sel tebal yang membuat tubuh kita sulit menyerap A, C, dan E asparagus, dan folat.

Karena itu dengan memasaknya  akan membuat pula  antioksidan, khususnya asam ferulat lebih tersedia.

Jessica Branch di Consumer Reports sebagaimana dinukil dari Treehugger menuliskan bahwa ada sebuah studi di International Journal of Food Science dan Technology yang menemukan bahwa memasak asparagus  dapat meningkatkan tingkat enam nutrisi, termasuk antioksidan pelawan kanker, lebih dari 16 persen.

Sementara itu studi lain di International Journal of Molecular Sciences menemukan bahwa memasak asparagus lebih dari dua kali lipat tingkat dua jenis asam fenolik, yang beberapa penelitian telah dikaitkan dengan tingkat kanker yang lebih rendah.

Sebuah studi yang mengamati metode untuk memasak asparagus menyimpulkan bahwa mengukus atau microwave mempertahankan nutrisi paling banyak, mencatat bahwa memasak asparagus dengan microwave atau mengukus lebih baik daripada memasak dengan metode lain yang telah diuji [memanggang, menggoreng, menggoreng, memanggang)



  • Bayam



Vegetarian Times  menulis  bahwa folat, vitamin C, niasin, riboflavin, dan potasium lebih banyak tersedia dalam bayam jika dimakan mentah.

Namun, dengan memasaknya dapat meningkatkan vitamin A dan E, protein, serat, seng, thiamin, kalsium, dan zat besi.

Selain itu, juga dapat meningkatkan karotenoid, seperti beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin, juga menjadi lebih mudah diserap saat bayam dimasak.



  • Jamur



 Jamur yang dimasak, rupanya jauh lebih baik daripada yang mentah. Menurut Andrew Weil bahwa jamur pada dasarnya tidak dapat dicerna jika  tidak dimasak terlebih dahulu.

“Memanaskannya secara menyeluruh melepaskan nutrisi yang dikandungnya, termasuk protein, vitamin B, dan mineral, serta berbagai senyawa baru. tidak ditemukan pada makanan lain. Dalam tradisi Asia, jamur dianggap sebagai makanan dan obat karena dapat mendukung pertahanan alami tubuh dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” jelas Weil.

Namun, ada hal menarik dari tomat, sebab cara memasaknya juga membuat perbedaan. Hal itu diungkap sebuah penelitian dari Spanyol yang meneliti profil nutrisi jamur setelah metode memasak yang berbeda.

“Ketika jamur dimasak dengan microwave atau panggangan, kandungan polifenol dan aktivitas antioksidan meningkat secara signifikan [direbus atau digoreng], dan tidak ada penurunan nilai gizi jamur yang dimasak secara signifikan,” kata Irene Roncero, salah satu penulis penelitian tersebut.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2