Pokko, Sayur Khas dari Mallawa yang Bikin Ketagihan

Klikhijau.com - Pokko dan Kara-kara, dua jenis sayur khas dari Resor Mallawa, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Warga yang bermukim di wilayah penyangga Bantimurung Bulusaraung ini memanfaatk...

Pokko, Sayur Khas dari Mallawa yang Bikin Ketagihan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Pokko dan Kara-kara, dua jenis sayur khas dari Resor Mallawa, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Warga yang bermukim di wilayah penyangga Bantimurung Bulusaraung ini memanfaatkan sumber daya di sekitarnya.

Mari kita bahas salah satunya, sayur Pokko. Pelengkap saat bersantap di beberapa desa di Mallawa ini berbahan dasar enau muda.

Prosesnya hampir sama dengan rebung. Bedanya, rebung saat mengolahnya diiris tipis-tipis, sedang Pokko diiris dadu.

Memilih aren muda tidaklah mudah. Warga Mallawa tahu persis, kapan pohon enau yang tepat untuk dipanen.

Jika batang arennya tidak pas maka kita akan mendapatinya dengan serat yang alot.

Warga Desa Barugae, Mallawa, Maros, kembali menyuguhi kami Pokko saat bertandang pertengahan November 2019.

Awalnya saya pikir sayur berwarna putih ini adalah sayur rebung. "Ini adalah sayur khas dari Mallawa. Hanya bisa kalian temui di sini" ujar Andi Firdaus, Kepala Desa Barugae yang menjamu rombongan kami.

Enau atau aren adalah tanaman asli Sulawesi. Tumbuhan bernama latin Arenga pinnata ini menyebar merata di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Warga yang bermukim di sekitar taman nasional umumnya menyadapnya. Sadapan enau menjadi bahan baku membuat gula merah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2