Pohon Lamtoro, Berkah bagi Tiga Serangkai

Klikhijau.com –  Menanam dan merawat pohon lamtoro adalah berkah. Sebab pohon bernama ilmiah Leucaena leucocephala itu menawarkan banyak manfaat. Pohon dari suku Fabaceae  adalah pohon yang tumbuh...

Pohon Lamtoro, Berkah bagi Tiga Serangkai
Bacakan Artikel

Prihantoro dkk 2019 mengungkapkan, lamtoro mengandung komposisi zat kimia berupa 25,90 persen protein kasar, serat kasarnya mencapai  20,40 persen dan abunya mencapai 11 persen. Sementara karotin 530.000 mg/kg dan tannin 10,15 persen mg.

[irp]

Pohon multiguna

Tanaman lamtoro merupakan tanaman legum pohon yang multiguna, bukan hanya daunnya yang digunakan sebagai pakan ternak, kayunya dapat digunakan sebagai bahan bangunan, kayu bakar dan arang.

Selain itu, sebagai lahan pertanian, tanaman ini memang cocok karena menurut Batseba M.W. Tiro dkk, (2021) perakaran pohon cukup dalam sehingga mampu bertahan dengan baik di daerah kering.

Pertumbuhan pohon dari  genus Leucaena ini tergolong cepat. Dalam waktu 3-5 tahun ia dapat mencapai 10 sampai 18 meter.

Pohon ini juga relatif tahan terhadap pemangkasan berat.  Selain itu juga mempunyai nodul akar yang dapat membantu menyuburkan tanah. Tanaman ini juga sering digunakan sebagai tanaman pelindung dan juga pagar hidup.

Lamtoro memiliki beragam nama lokal di Indonesia, yakni kemlandingan, petai selong atau petai cina. Pohon ini tidak hanya dijadikan sebagai pakan ternak dan pohon naungan, tetapi kerap pula digunakan untuk penghijauan lahan atau pencegahan erosi.

[irp]

Ciri pohon lamtoro

Wikipedia mencatat, lamtoro merupakan pohon atau perdu yang memiliki tinggi hingga 20 meter. Meski kebanyakan hanya memiliki tinggi sekitar 2 hingga 10 meter saja.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: