Pilihan Terbaik bagi Semua Pihak, Membiarkan Satwa Liar pada Fitrahnya

Klikhijau.com โ€“ Satwa liar dikepung beragam ancaman. Ancaman yang diterimanya itu menyeret banyak di antara mereka terperosok ke jurang kepunahan dan kelangkaan. Ancaman yang paling marak adalah pe...

Pilihan Terbaik bagi Semua Pihak, Membiarkan Satwa Liar pada Fitrahnya
Bacakan Artikel

โ€œHasil penelitian yang dipublikasikan di Science Advances belum lama ini menunjukkan, skala perdagangan satwa liar sangat besar. Sebagai gambaran dari tahun 2006 hingga tahun 2015 telah diperdagangkan sebanyak 1,3 juta hewan dan tumbuhan hidup, 1,5 juta kulit, dan 2.000 ton daging satwa liar diekspor secara legal dari Afrika ke Asia. Jadi, dapat kita bayangkan jika data perdagangan satwa liar digabungkan maka skalaย  perdagangan satwa liar dunia ini sangatlah besar,โ€ ucapnya.

[irp]

Kenapa bisa demikian? Menurut Prof Ronny, salah satu penyebab maraknya perdagangan satwa liar adalah jurangย  kemiskinan antara negara kaya dan negara miskin semakin nganga. Hal itulah yang memicu terjadinya perdagangan satwa liar ilegal antar negara kian marak. Dan alasan utamanya adalah ekonomi.

โ€œDi pasar-pasar hewan, kita masih dapat melihat bagaimana satwa liar yang dilindungi masih diperdagangkan dengan leluasa,โ€ imbuhnya.

Yang perlu dilakukan

Indonesia sebagai mega biodiversity,ย  perlu melakukan upaya keras dalam memangkas perdagangan satwa liar, khususnya yang dilindungi dengan status yang langka.

Meski saat ini berbagai usaha telah dilakukan untuk mengatasinya, faktanya aktivitas perdagangan ย satwa liar tetap marak, entah untuk dipelihara atau dikonsumsi.

Parahnya dalam hal memelihara satwa liar ini, sebagian besar pemeliharanya menjadikannya satu kebanggaan, bahkan menunjukkan status sosial yang kerap dipamerkan di media sosial mereka.

Karena salah satu penyebab maraknya perdagangan satwa liar adalah alasan ekonomi, maka menurutย  Prof Ronny perjanjian antar negara perlu dimasukkan faktor ekonominya.

[irp]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: