Pestisida Mereduksi Populasi Serangga Penyerbuk Secara Global
Klikhijau.com – Penggunaan pestisida beracun. Membuat banyak konsumen mulai khawatir makanannya akan terkontaminasi oleh zat beracun tersebut. Kekhawatiran itu berbanding terbalik dengan kekhawatir...
Klikhijau.com – Penggunaan pestisida beracun. Membuat banyak konsumen mulai khawatir makanannya akan terkontaminasi oleh zat beracun tersebut.
Kekhawatiran itu berbanding terbalik dengan kekhawatiran mereka terhadap efek pestisida beracun pada ekosistem.
Padahal dampaknya pada ekosistem mulai tampak, salah satu yang merasakan dampak buruknya adalah serangga penyerbuk, salah satunya adalah lebah.
Lebah dan penyerbuk lainnya memiliki peran yang sangat penting bagi ekosistem dunia. Dan penurunan mereka menghadirkan beberapa prediksi yang menghancurkan ekosistem.
[irp]
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Centre for the Study of the Sciences and the Humanities at the University of Bergen (UiB) atau Pusat Studi Ilmu Pengetahuan dan Kemanusiaan di Universitas Bergen.
Penelitian tersebut diterbitkan oleh jurnal Current Opinion in Insect Science. Para peneliti sedang menyelidiki implikasi bahwa penurunan serangga dan penyerbuk akan berdampak pada masyarakat. Itu sebagai akibat dari penggunaan pestisida beracun.
“Yang dipertaruhkan tidak lain adalah ekosistem dan produksi pangan dunia,” kata Profesor Jeroen van der Sluijs dari pusat penelitian tersebut.
Dia mencatat bahwa data yang terdapat dalam database Global Biodiversity Information Facility menggambarkan bahwa keanekaragaman hayati lebah liar telah menurun sebesar 25 persen sejak tahun 1990.
Lebah liar adalah penyerbuk utama bagi banyak tanaman. Kehadirannya memfasilitasi pembentukan benih dan reproduksi. Penurunan mereka menghadirkan ancaman serius bagi tanaman dan juga kelangsungan hidup mereka.
“Penurunan jumlah lebah dan penyerbuk lainnya berlanjut dengan kekuatan yang meningkat, dan kita kehabisan waktu,” kata Profesor Van Der Sluijs.
Para peneliti telah menelusuri penurunan jumlah serangga karena penggunaan pestisida modern. Penggunana bahan kimia beracun dengan tingkat yang tinggi, saat ini diabaikan oleh sistem regulasi Eropa.
[irp]