Perubahan Iklim “Paksa” Ratusan Juta Orang Bermigrasi

Klikhijau.com – Ancaman perubahan iklim semakin mengenaskan. Pada tahun 2050 mendatang, menurut laporan dari Bank Dunia. Sebanyak 216 juta orang akan bermigrasi. Migrasi dalam laporan itu terjadi d...

Perubahan Iklim “Paksa” Ratusan Juta Orang Bermigrasi
Bacakan Artikel

Namun,  Delta Sungai Merah dan wilayah pantai tengah. Sangat mungkin menjadi tempat orang-orang itu  besar akan melarikan diri. Mereka akan menghadapi ancaman mereka sendiri, termasuk ancaman badai hebat..

Menurut Bank Dunia, konflik dan krisis kesehatan dan ekonomi, semisal yang disebabkan pandemi Covid-19 dapat memperburuk situasi yang ada.

Jumlah migran internal karena perubahan  iklim bisa jauh lebih tinggi. karena laporan tersebut tidak mencakup sebagian besar negara berpenghasilan tinggi.  Termasuk dari negara-negara di Timur Tengah dan negara-negara pulau kecil, atau migrasi ke negara lain.

Kumari Rigaud  yang menjadi penulis laporan tersebut mengatakan, temuan mereka harus  menjadi panggilan mendesak kepada pemerintah di seluruh dunia untuk tidak menunda  pengurangi efek gas rumah kaca.

Pemerintah harus menutup kesenjangan pembangunan dan memulihkan ekosistem.  Jika hal itu bisa dilakukan  maka jumlah migrasi itu bisa diturunkan  hingga 80 persen menjadi 44 juta orang.

"Kita sudah terkunci dalam sejumlah pemanasan.  Jadi, migrasi iklim adalah kenyataan," kata Kanta Kumari Rigaud seperti dikutip dari Reuters

Kanta merupakan spesialis lingkungan utama bank dunia sekaligus   salah satu penulis laporan tersebut.

"Kita harus mengurangi atau memotong gas rumah kaca untuk memenuhi target Paris, karena dampak iklim itu akan meningkat dan meningkatkan skala migrasi iklim,” ungkapnya, Senin, 13 September lalu.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2