Mengulik 13 Fakta Menakjubkan dari Urban Farming

Klikhijau.com - Urban farming atau pertanian perkotaan sudah mulai akrab di pendengaran. Pertanian jenis ini adalah dengan memanfaatkan ruang terbuka yang ada di perkotaan. menyulapnya menjadi lahan h...

Mengulik 13 Fakta Menakjubkan dari Urban Farming
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Urban farming atau pertanian perkotaan sudah mulai akrab di pendengaran. Pertanian jenis ini adalah dengan memanfaatkan ruang terbuka yang ada di perkotaan. menyulapnya menjadi lahan hijau  yang dapat menghasilkan produk pertanian.

Kehadiran urban farming adalah solusi bagi masyarakat urban yang ingin memiliki kebun sendiri. Wilayah perkotaan, sebagaimana kita tahu memiliki lahan yang terbatas.

Namun, kehadiran urban farming bisa menjadi solusi, sebab  bisa disesuaikan dengan luas dan model, baik itu halaman rumah maupun balkon atau atap.

Menciptakan kebun sendiri di sekitar rumah akan membawa kepuasan tersendiri. Selain inovatif, berkebun di sekitar rumah juga dapat memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan rumah tangga dan di dunia.

[irp]

pada sistem urban farming, beragam tanaman bisa dibudidayakan, misalnya tanaman pangan, tanaman herbal, tanaman obat-obatan, hingga tanaman hias.

Manfaat urban farming tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan saja. Lebih dari itu,  juga dapat bermanfaat untuk mengisi waktu luang bersama keluarga, untuk ekonomi, sosial, dan tentu saja untuk lingkungan atau ekologi.

Melansir dari berbagai sumber,  berikut sederet fakta menarik tentang urban farming yang jarang terungkap:



  • Ajang promosi produk pertanian



Orang kota biasanya mudah mendapat produk terbaru. Termasuk di dalamnya produk pertanian. Dengan menerapkan urban farming, maka dapat menghasilkan tanaman yang lebih beragam.

Itu karena orang kota karena petani di perkotaan cenderung membudidayakan tanaman baru atau langka atau kurang umum. Hal ini tentu  dapat jadi promosi keanekaragaman produk pertanian ke masyarakat luas.

[irp]



  • Mengurangi limbah makanan



Dengan melakukan aktivitas urban farming, maka perpindahan produk pangan terjadi secara langsung ke tangan konsumen, sehingga kualitas produk lebih segar dan dapat bertahan lebih lama. Selain itu, sistem petik sesuai kebutuhan bisa diterapkn sehingga mengurangi limbah makanan.


  • Pemasuk pangan



Keberadaan urban farming, ternyata sangat dapat diandalkan sebagai pemasok pangan. Karena dapat jadi pemasok makanan ke sekitar 700 juta penduduk perkotaan. Itu setara dengan seperempat dari seluruh populasi perkotaan di dunia, menakjubkan, bukan?


  • Sumber makanan bergizi



Semakin banyak lahan urban farming, maka  sumber makanan bergizi dapat tersedia dengan harga murah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2