Perihal Komodo dan 7 Fakta Mengejutkan Mengenainya

Klikhijau.com – Kamu percaya, jika banyak fakta yang belum terungkap tentang komodo? Fakta itu bisa saja membuatmu terkejut. Bukan hanya terkejut, mungkin kamu akan berkata “itu bohong”. Sebab sebu...

Perihal Komodo dan 7 Fakta Mengejutkan Mengenainya
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Konon, hewan yang bernama ilmiah varanus komodoensis ini sebetulnya berasal dari Australia dan baru pindah Pulau Nusa Tenggara, Indonesia sekitar 900.000 tahun yang lalu.

Hal ini diungkapkan shli Paleontologi dan lingkungan Australia, Tim Flannery. Mereka membuat catatan bahwa komodo mungkin menghilang dari Australia sekitar 50.000 tahun lalu. Menghilangnya komodo ini bertepatan dengan datangnya manusia ke benua itu.



  • Berbisa



Tidak ada mangsa yang bisa lolos dari gigitan komodo. Sebab gigitan komodo diyakini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan infeksi fatal.

Ini disebabkan komodo memakan bangkai dan sejumlah besar bakteri bersarang di mulutnya. Hanya saja kebenaran lain ditemukan oleh Bryan Fry, seorang peneliti racun dari Universitas Melbourne di Australia.

Temuan Fry dan timnya membantah pendapat itu, kenyataannya komodo memang berbisa. Racun komodo secara cepat menurunkan tekanan darah, mempercepat kehilangan darah dan menjadikan korbannya tidak sadarkan diri atau syok, hingga tidak mampu bertarung.

Kalaupun korban berhasil melepaskan diri dari gigitan komodo, akibatnya tetap akan fatal karena racun akan menyebar ke seluruh tubuh.



  • Metabolisme berbeda dari reptil yang lain



Komodo memiliki metabolisme yang lebih mirip mamalia dan bermanfaat ketika berburu mangsa. Semua itu disebabkan oleh adaptasi genetik,

Para ilmuwan di Gladstone Institute of Cardiovascular Disease di Universitas California, San Fransisco, menemukan perubahan pada komodo yang melibatkan mitokondria, mesin pemanas sel. Penelitian itu dipublikasikan melalui jurnal Nature Ecology and Evolution,

Sama seperti jalur pencernaan, mitokondria mengambil nutrisi dan menyediakan bahan bakar untuk sel. Ini sangat penting bagi sel otot, yang digunakan oleh komodo untuk melakukan semburan kecepatan dan daya tahan.



  • Berkembang biak tanpa kawin



Sebuah tim peneliti memverifikasi bahwa komodo betina bisa mereproduksi tanpa kawin melalui proses yang dinamakan parthenogenesis. Penelitian itu dilakuka tahun 2006 lalu.

Seekor komodo betina bisa berkembang biak secara seksual (kawin) atau aseksual (tanpa kawin). Proses ini telah ditemukan pada 70 spesies vertebrata ini merupakan cara berkembang biak di mana sebutir telur bisa matang menjadi embrio tanpa dibuahi oleh sperma. Tergantung dari lingkungannya,



  • Suka mencuri bangkai di pemakaman



Komodo lebih makan banyak bangkai. Mereka bahkan bisa mendeteksi bangkai sejauh enam mil. Sehingga komodo bisa menemukan mayat manusia yang dikuburkan. Dan mereka bisa berpesta pora memakan mayat tersebut.

Begitulah fakat tentang komodo. Apa kamu percaya?

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2