Perihal Bunga Salvia, Si Penyelamat Wazir Agung Kesultanan Seljuk

Klikhijau.com –  Satu-satunya yang bisa menyelamatkan nyawa Nizham Al-Mulk adalah bunga salvia. Saat itu wazir Kesultanan Seljuk itu terbaring sakit setelah ditikam oleh Arslantas. Nizham Al- Mulk...

Perihal Bunga Salvia, Si Penyelamat Wazir Agung Kesultanan Seljuk
Bacakan Artikel

Klikhijau.com –  Satu-satunya yang bisa menyelamatkan nyawa Nizham Al-Mulk adalah bunga salvia. Saat itu wazir Kesultanan Seljuk itu terbaring sakit setelah ditikam oleh Arslantas.

Nizham Al- Mulk dianggap sebagai penghalang dari mimpinya untuk menguasai istana kesultanan seljuk. Maka ketika lelaki tua itu terbaring sakit oleh tikaman prajuritnya sendiri, yang telah anggap anak sendiri

Maka, kesempatan emas itu   dimanfaatkan Terken Hatun untuk menyingkirkanya. Terken, yang tidak lain adalah istri dari Sultan Malik Syah memasukkan racun ke obat yang sedang diracik Turna Hatun.

Turna yang merasa obatnya ampuh menyembuhkan sang wazir justru berubah jadi petaka. Nizham Al- Mulk mengalami keracunan, ia tidak bisa bergerak bahkan sekadar membuka mata. Hidupnya berada di ujung maut.

Dan salah satu obat yang bisa menyelamatkan hidupnya hanyalah bunga salvia—yang sangat langka di Kesultanan Seljuk.

Kelangkaan itu bisa dilihat pada dialog, “Mencari bunga salvia di Isfahan sama sulitnya mencari kebahagian di neraka.”

[caption id="attachment_22222" align="aligncenter" width="650"] Salah satu adegan film serial Uyanış Büyük Selçuklu yang membahas salvia merah[/caption]

Isfahan dalam serial Uyanış Büyük Selçuklu (Kebangkitan Seljuk Agung) merupakan ibu kota dari kesultanan Seljuk

Kesultanan Seljuk sendiri merupakan dinasti Islam yang pernah berkuasa di Asia Tengah dan Timur Tengah. Mulai dari abad ke 11 sampai abad ke 14.

Meski langka, pada akhirnya, bunga tersebut berhasil didapatkan dan nyawa sang wazir atau perdana menteri seljuk didua raja itu selamat.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2