Perempuan 61 Tahun Asal Jerman Ini Rawat 1.800 Ekor Sapi yang Sakit di India

Klikhijau.com – Perempuan berusia 61 tahun itu datang ke India sekitar 25 tahun lalu. Ia datang dari jauh, melintasi benua, demi mewujudkan mimpinya, mengabdikan diri merawat sapi. Sapi-sapi yang i...

Perempuan 61 Tahun Asal Jerman Ini Rawat 1.800 Ekor Sapi yang Sakit di India
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Perempuan berusia 61 tahun itu datang ke India sekitar 25 tahun lalu. Ia datang dari jauh, melintasi benua, demi mewujudkan mimpinya, mengabdikan diri merawat sapi.

Sapi-sapi yang ia rawat bukan sapi peternakan, bukan, tapi yang cacat dan ditelantarkan oleh pemiliknya. Ia merawatnya dengan penuh cinta.

Namanya Friederike Irina Bruening, ia datang dari Berlin, Jerman. Beberapa waktu lalu ia mengancam akan mengembalian penghargaan sipil tertinggi untuk perlindungan sapi yang ia menangkan – penghargaan Padma Shri.

Ancaman itu ia keluarkan setelah permohonannya untuk perpanjangan visa ditolak. Namun, setelah adanya intervensi dari pemerintah nasionalis Hindu, ia diizinkan untuk tetap tinggal di India.

“Saat ini ada sekitar 1.800 sapi di bawah peawatan kami,” ujar Bruening kepada AFP dari luar kota suci Mathura di India utara dimana ia merawat semua hewan itu.

“Sekitar 5 hingga 15 sapi di bawa ke sini setiap hari," tambahnya.

Kondisi tersebut mendesak Menlu Sushma Swaraj untuk beralih ke Twitter dan mengumumkan bahwa ia “meminta laporan,” dan hari Senin lalu, ia telah memperoleh visa nya yang baru yang memungkinkan ia untuk tetap tinggal di India.wahrada

Sejak ia datang ke India, ia telah menghabiskan sekitar 200.000 euro ($225.000) uang pribadinya selama bertahun-tahun untuk mengelola tempat penampungan sapi miliknya, yang memakan biaya $45.000 per bulan untuk pengelolaannya.

Banyak sapi yang diserahkan padanya dalam keadaan buta atau terluka akiba kecelakaan lalu lintas, sementara yang lainnya sakit karena memakan sampah plastik yang berserakan di India. Sekitar dari setengah sapi yang diterimanya tidak dapat bertahan hidup.

Sejak berkuasa di tahun 2014, satu dari kebijakan khas dari PM Narendra Modi, yang baru terpilih kembali, adalah perlindungan terhadap sapi, yang dipercaya banyak umat Hindu sebagai hewan suci.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2