Pencemaran Lingkungan, Macam, Parameter, Dampak dan Penanggulangannya

Klikhijau.com – Pencemaran lingkungan senantiasa mengintai bumi seiring laju pertumbuhan populasi, pola konsumsi hingga perkembangan teknologi. Akibat pencemaran, kerusakan dan degradasi lingkungan...

Pencemaran Lingkungan, Macam, Parameter, Dampak dan Penanggulangannya
Bacakan Artikel

Pada lingkungan yang tercemar akan mengalami perubahan. Hal ini dapat dilihat dari udara, daratan dan air. Baik secara fisik, kimia maupun biologi.

Secara fisik misalnya panas dan radiasi. Sedangkan secara kimia, dapat dilihat pada pencemaran yang terjadi akibat logam berat merkuri dan pestisida kimiawi.  Secara biologi, contohnya bakteri pada sampah dan kotoran.

Macam-macam pencemaran

Pencemaran lingkungan dapat dibedakan berdasarkan tempat terjadinya, macam bahan pencemar, dan tingkat pencemarannya. Berikut penjelasannya:
#Pencemaran lingkungan menurut tempat terjadinya



  • Pencemaran udara



Pencemaran udara adalah masuk dan tercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfer yang akan mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan manusia dan secara umum menyebabkan penurunan kualitas lingkungan.


  • Pencemaran tanah



Pencemaran tanah adalah masuknya polutan (bahan pencemar) berupa bahan cair, atau padat pada suatu areal tanah. Bahan cair atau padat tersebut  seperti limbah rumah tangga, pertambangan (industri), dan kegiatan pertanian (pemakaian pestisida berlebihan). Pencemaran dapat terjadi apabila ada bahan-bahan asing  baik organik maupun anorganik berada di permukaan tanah dan menyebabkan tanah menjadi rusak.



  • Pencemaran air



Pencemaran air adalah masuknya makhluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke dalam air atau berubahnya tatanan air oleh kegiatan manusia atau proses alam, sehingga kualitas air turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan air menjadi kurang atau tidak berfungsi lagi sesuai peruntukannya.


  • Pencemaran suara



Pecemaran suara disebabkan oleh kebiasaan suara mesin pabrik, mesin kendaraan bermotor dan mesin pesawat. Orang yang secara terus menerus terpapar pencemaran suara atau kebisingan akan mengalami gangguan kesehatan, misalnya pendengaran berkurang, jantung berdebar-debar, susah tidur dan mudah marah.
#Pencemaran menurut macam bahan pencemar

Pencemaran lingkungan menurut macam bahan pencemar terbagi 3 sebagai berikut:


  • Pencemaran kimiawi



Pencemaran kimiawi disebabkan oleh bahan pencemar berupa zat –zat kimia, seperti zat radioaktif, logam (Hg, Pb, Cd, Cr dan Ni), pupuk anorganik, pestisida, deterjen dan minyak.



  • Pencemaran biologi



Bahan pencemar berupa mikroorganisme, seperti Escherichia coli, Entamoeba coli, dan Salmonella thuposa.


  • Pencemaran fisik



Bahan pencemar berupa benda-benda yang sulit terurai di alam, misalnya kaleng-kaleng, botol, plastik, karet dan lainnya.
#Pencemaran lingkungan menurut tingkat pencemaran

Pencemaran menurut tingkat pencemaran dapat dibedakan menjadi 3 bagian antara lain:

  1. Pencemaran yang mengakibatkan iritasi (gangguan ringan) pada panca indra dan tubuh serta menimbulkan kerusakan pada ekosistem lain. Misalnya, gas buangan kendaraan bermotor yang menyebabkan matah perih.

  2. Pencemaran yang mengakibatkan reaksi pada faal tubuh dan menyebabkan sakit yang kronis. Misalnya pencemaran oleh Hg (air raksa) di Minamata Jepang yang menyebabkan kanker dan lahirnya bayi cacar.

  3. Pencemaran dengan kadar bahan pencemar sangat tinggi sehingga menimbulkan gangguan dan sakit atau kematian dalam lingkungan. Misalnya pencemaran oleh nuklir.

Parameter pencemaran lingkungan

Berikut parameter pencemaran atau indikator terjadinya pencemaran:

  • Parameter kimia. Parameter kimia meliputi Co2, derakat keasaman, alkanilitas dan kadar logam-logam berat.

  • Paremeter biokimia. Salah satu parameter biokimia adalah BOD (Biochemical Oxygen Demand). BOD adalah kadar oksigen terlarut yang hilang dari sampel air pada waktu dan suhu tertentu, melalui penguraian bahan organik oleh mikroorganisme.

  • Parameter fisik. Parameter fisik meliputi suhu, warna, rasa, bau, kekeruhan, dan radio aktivitas.

  • Parameter biologi. Parameter biologi meliputi ada atau tidaknya mikroorganisme, misalnya bakteri virus, bentos dan plankton.


Dampak pencemaran lingkungan

Berikut dampak pencemaran lingkungan:

  • Punahnya spesies. Pencemaran dapat memicu terjadinya kepunahan spesies tertentu. Ada hewan yang dapat beradaptasi sehingga kebal terhadap bahan pencemar, dan ada pula yang tidak.

  • Peledakan hama. Penggunaan pestisida dan insektisida dapat pula mematikan predator. Karena predator punah, maka serangga hama akan berkembang tanpa kendali.

  • Gangguan keseimbangan lingkungan. Kepunahan spesies dapat berdampak pada pola interaksi biologis dalam suatu ekosistem.

  • Rusaknya kesuburan tanah. Penggunaan pestisida dan insektisida dapat berdampak pada kematian fauna tanah. Hal ini dapat menurunkan kesuburan tanah. Pemakaian pupuk secara terus-menerus dapat menyebabkan tanah menjadi asam.

  • Keracunan dan penyakit. Orang yang mengkonsumsi sayur, ikan dan bahan makanan tercemar dapat mengalami keracunan. Hal ini menimbulkan terjadinya gangguan kesehatan seperti kemunculan ragam penyakit berbahaya.

  • Terbentuknya lubang ozon dan efek rumah kaca.

  • Pencemaran air bagi makhluk hidup dapat menyebabkan punahnya organisme dalam ekosistem air, terjadinya banjir, erosi, kekurangan sumber air, tanah longsor, hingga rusaknya ekosistem sungai.

  • Adapun dampak dari pencemaran udara bagi makhluk hidup antara lain: gangguan kesehatan khususnya penyakit saluran pernapasan, terganggunya pertumbuhan tanaman, rusaknya bangunan hingga terjadinya hujam asam yang disebabkan oleh pencemaran oksidan nitrogen.

Penanggulangan pencemaran lingkungan

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menanggulangi pencemaran lingkungan:

  • Membuang sampah pada tempatnya, serta mendorong pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Melakukan pemilahan sampah, daur ulang, pengembangan bank sampah hingga pemanfaatan teknologi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

  • Penanggulangan limbah industri terutama yang mengandung bahan-bahan kimia dengan mengelolahnya secara tepat agar tidak terbuang sembarangan.

  • Pencemaran udara dapat ditanggulangi dengan mengurangi pemakaian bahan bakar minyak serta mendorong penggunaan energi ramah lingkungan. Diperlukan pula suatu kebijakan dari pemerintah yang dapat mengontrol asap buangan knalpot kendaraan.

  • Melakukan penghijauan dan penanaman pohon secara massif. Hal ini penting sebab tumbuhan mampu menyerap Co2 di udara untuk fotosintesis. Adanya jalur hijau akan mengurangi kadar C02 di udara yang berasal dari asap kendaraan bermotor atau asap pabrik.

  • Pemakaian pupuk organik sebagai solusi pemakaian pupuk kimiawi. Di wilayah perkotaan dapat dilakukan konsep pertanian organik yang ramah lingkungan.

  • Pengurangan pemakaian CFC. Kadar CFC dapat dihilangkan di atmosfer dengan mengurangi penggunaan CFC karena dapat merusak lapisan ozon pemicu pemanasan global.


Itulah penjelasan mengenai pencemaran lingkungan, ragam, dampak dan cara penanggulangannya. Semoga bermanfaat!

*Sumber: Kurniasih.2017. Cinta Lingkungan. Yogyakarta. Relasi Inti Media.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2