Penanggulangan Pandemi Covid-19 Tergantung Sains dan Upaya Pencegahan

Klikhijau.com – Penanggulangan pandemi covid-19 tergantung pada sains dan upaya pencegahan serius yang dilakukan. Hal itu mengemuka pada diskusi online di grup Rumah Produktif Indonesia (RPI) denga...

Penanggulangan Pandemi Covid-19 Tergantung Sains dan Upaya Pencegahan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Penanggulangan pandemi covid-19 tergantung pada sains dan upaya pencegahan serius yang dilakukan.

Hal itu mengemuka pada diskusi online di grup Rumah Produktif Indonesia (RPI) dengan tema “Ketimpangan Menghambat Pencegahan Covid-19”, Senin 20 Maret 2020. Pemantik diskusi pada topik ini adalah Dr. Sudirman Nasir, pakar kesehatan masyarakat dari Universitas Hasanuddin Makassar.

Seperti diketahui, upaya pencegahan penularan covid-19 saat ini bukanlah perkara muda. Ada banyak rintangan serius yang menghambat, mulai dari perilaku masyarakat, ketidakpatuhan hingga kondisi sosial ekonomi.

Menurut Sudirman Nasir, dalam konteks penyakit menular ada empat periode yang dilalui yakni: fase penundaan, fase eksponensial, fase statis dan fase penurunan.

“Fase penundaan terjadi kira-kira pada Januari hingga minggu kedua Februari. Setelahnya kita masuk fase eksponensial,” kata alumni Kesehatan Masyarakat di University of Melbourne ini.

Melewati fase eksponesial

Berkaca pada negara lain seperti Iran dan Italia, maka masa eksponesial di Indonesia diprediksi akan menumpuk pada April 2020.

“Dengan mengasumsikan pertumbuhan eksponensial seperti Iran dan Italia, maka pada akhir Maret, Indonesia akan melaporkan kasus antara 600-1000 kasus. Dan pada akhir April 2020 akan terdapat antara 11.000 hingga 71.000 kasus corona,” kata Sudirman.

Harapan kita saat ini ada pada dua hal, kata Sudirman Nasir. Pertama, pada sains dan teknologi tinggi berupa penemuan vaksin dan obat antiviral. “Tentu ada harapan besar pada hal itu dan ditopang oleh kemajuan pesat beberapa disiplin seperti biologi molekuler, bioinformatik dan sebagainya. Namun tetap saja butuh waktu,” Jelas Sudirman.

Dalam kondisi menunggu tersebut yang bisa dilakukan adalah mengurangi besaran penularannya, diantaranya dengan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir.

Hal kedua, kata Sudirman adalah tindakan preventif atau protektif yang dapat berkontribusi besar dalam melandaikan kurva. Pencegahan yang tepat akan mempercepat fase eksponensial berlalu lebih cepat.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2