Meski Potensi Ekonominya Cerah dan Khasiatnya Dahsyat, Lappo-Lappo Tetap Terabaikan

Meski Potensi Ekonominya Cerah dan Khasiatnya Dahsyat, Lappo-Lappo Tetap Terabaikan
Buah lappo-lappo yang telah masakk-foto/Ist
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Klikhijau.com - Dua telapak tangan ayah disatukan. Menyerupai orang sedang berdoa. Namun, jelang siang itu, kedua telapak tangannya tak berisi doa, tapi berisi lappo-lappo.

Ayah berjalan pelan agar apa yang dipegangnya tak jatuh berhamburan. Beliau menerabas pohon kopi dan rerumputan yang mulai meninggi.

Ketika sampai di rumah-rumah (rumah kebun yang ukurannya kecil) dan meletakkan apa yang dibawanya. Saya sontak kaget, sebab tak pernah menemukan buah itu sebelumnya atau barangkali lebih tetapnya, tak pernah memerhatikannya.

“temaeki guppa (dapat di mana)?” Tanya saya.

Ayah lalu menunjukkan di mana beliau mendapatkannya. Karena penasaran seperti apa wujud lappo-lappo itu, saya lalu bergerak ke arah yang ditunjuk Ayah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2
Editor

Tim Redaksi

Artikel ini disusun oleh tim redaksi