Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Ragam

Menyerap Sensasi Hijau Donggia Bersama TBM Al-Abrar, Bulukumba

Klikhijau.com – Dini hari, hujan turun di Donggia. Meski tak terlalu deras, tapi memaksa beberapa peserta Kemah Literasi yang digagas Komunitas Balita Baling Taman Bacaan Basyarakat (TBM) Al-Abrar ter...

Oleh Irhyl R Makkatutu 01 Oct 2024 07:05 4 menit baca
Klikhijau.com – Dini hari, hujan turun di Donggia. Meski tak terlalu deras, tapi memaksa beberapa peserta Kemah Literasi yang digagas Komunitas Balita Baling Taman Bacaan Basyarakat (TBM) Al-Abrar terjaga. Termasuk saya. Awalnya saya mengira hanya saya saja yang terjaga dan memindahkan tenda camp ke dalam tenda lain—yang sengaja dipasang panitia untuk mengantisipasi hujan. Tenda itu cukup besar menyerupai tenda pada pesta pernikahan. Berwarna biru. Kontras dengan warna Donggia yang berpalut hijau. Untungnya hujan dini hari di tanggal 28 september 2024 itu tak berlangsung lama. Meski begitu, tetap mampu menyempurnakan gigil yang jadi ciri khas desa yang berada pada ketinggian. Donggia sendiri terletak di Desa Kahayya, Bulukumba. Desa yang belum cukup sedekade berpisah dari induknya, Desa Kindang. Desa yang kini bersalin wajah jadi desa wisata yang banyak diincar para penikmat keindahan dan kealamian alam. [irp] TBM Al-Abrar memilih Donggia untuk melaksanakan kemah literasi bukan tanpa alasan. Kemah literasi itu memuat agenda kegiatan berupa loka karya penulisan artikel dengan tema “Plesir Wisata Alam dan Budaya di Bulukumba.” Sebagai wisata alam yang menawarkan sensasi hijau dan kesegaran dengan pemandangan pegunungan eksotis yang masih asri dan alami. Pilihan lokasi Donggia sangatlah tepat. “TBM Al -Abrar adalah pelaksana tunggal kegiatan ini. Sebagai pelaksana tunggal, saya bebas memilih lokasi asal masih ada dalam Kabupaten Bulukumba. Wisata Donggia adalah tempat yang tepat sesuai dengan tema kegiatan yang diangkat,” ungkap Aidar Milyar, ketua TBM Al-Al-abrar. Apa yan diungkap Aidar memang benar. Para peserta yang didominasi pegiat literasi antusias dan tampak menikmati  kegiatan tersebut. Sebab selain mengikuti kegiatan,  peserta bisa healing. Alam terbuka adalah tempat healing yang paling bagus. Sebuah penelitian dari International Journal of Environmental Research and Public Health bahwa adanya sistem parasimpatis pada tubuh yang aktif saat kita bermain ke alam yang dapat mengurangi kelelahan mental serta memulihkan kapasitas fungsi kognitif, dalam hal ini, yaitu daya fokus.
[irp]
Para peserta yang berjumlah 20 orang yang hadir pada kegiatan yang digelar Jumat 27-28 September 2024 itu memang dituntut untuk mengembangkan sisi kognitifnya, sebab mereka harus menulis artikel tentang wisata alam dan budaya yang ada di Bulukumba. “Plesir wisata alam dan budaya di Bulukumba adalah salah satu kegiatan yang disetujui oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra dari 12 kegiatan yang diusulkan. Ini sebagai upaya TBM Al-Abrar  mengenalkan dan melestarikan wisata alam dan budaya yang ada di Bulukumba,” tambah Aidar. Sebagai salah satu penerima bantuan pemerintah (Benpam) bagi penggerak literasi di tanah air. TBM Al-Abrar “berkewajiban” untuk melaksanakan kegiatan yang literasi. Benpam yang diterima pun lumayan besar, yakni sebesar 50 juta rupiah. “Ada amanah yang dititipkan kepada kami,” ujar Aidar [irp] Kegiatan kemah literasi itu pun menghadirkan narasumber yang mempuni, yakni Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Bulukumba, Emil Yusri, Suharyanto dari Balai Bahasa Sulawesi Selatan dan Haidir yang membawakan materi penulisan artikel. Haidir sendiri adalah lulusan luar negeri. Materi lain yang disisipkan pada kegiatan itu adalah penulisan puisi bertema alam. Puisi bertema alam yang dicetuskan panitia sangat pas dengan lokasi kegiatan yang berada di alam bebas Donggia yang berada pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (Mdpl). Apalagi Donggia dikepung pegunungang dan bebukitan yang memesona. Lokasinya berada di lereng gunung Bawakaraeng dengan sungai Balantieng yang deru airnya menambah keasyikan berpelisir ke wisata alam yang terletak di Dusun Tabbuakang itu. Dusun paling ujung dari Desa Kahayya. [irp]
Lebih sehat dan santai
Menggelar kegiatan outdoor atau di luar ruangan seperti alam bebas dapat membuat lebih santai dan sehat. Itu karena alam dapat berperan dan menjadi terapi bagi meningkatnya jumlah masalah kesehatan mental di masyarakat (Cabe, 2009) Soo (2024) mengungkapkan, kegiatan rekreasi dapat memberikan manfaat sebagai sarana untuk dapat mengurangi stres, dapat meningkatkan mood yang positif, dan dapat memberikan kontribusi pada kesehatan mental. Siby dan Kasingku (2024) mengatakan, rekreasi  tak hanya menjaga kesehatan mental, tetapi juga merupakan kesempatan baik untuk bersama-sama dengan keluarga atau sahabat dalam suasana yang santai namun berkualitas. Dan hal itu berhasil diwujudkan TBM Al-Abrar di Donggia—menggelar kegiatan sekaligus rekreasi—menyerap sensasi hijau Donggia yang gigil dan segar. [irp]
Topik terkait
#kahayya #donggia #kemah literasi #tbm al-abrar #pelesir wisata alam