Menyandarkan Harapan pada Tanaman Herbal Asli Indonesia Atasi Covid-19
Klikhijau.com – Tanaman herbal asli Indonesia, bisa jadi senjata ampuh melawan Covid-19. Harus diakui bahwa pertempuran melawan si musuh tidak kasat mata, Covid-19 masih berlangsung. Di Indonesia, per...
Klikhijau.com – Tanaman herbal asli Indonesia, bisa jadi senjata ampuh melawan Covid-19. Harus diakui bahwa pertempuran melawan si musuh tidak kasat mata, Covid-19 masih berlangsung. Di Indonesia, pertempuran ini terasa masih jauh dari kata usia.
Saat yang terpapar Covid-19 atau virus corona masih hitungan jari, masyarakat terlihat takut dan panik. Tidak terlalu berani keluar rumah. Namun, ketika yang terpapar mencapai angka puluhan ribu, masyarakat mulai tumpah di jalan dan ditempat-tempat publik.
Ide penerapan pola hidup atau kenormalan baru yang diembuskan pemerintah, bisa jadi salah satu penyebabnya. Pun aturan pemerintah yang kurang ‘jelas’ rasa-rasanya juga sangat memperngaruhi pola pikir masyarakat mengenai corona.
Beruntunglah, di saat masyarakat mulai kembali beraktivitas normal—yang seolah-olah pandemi corona telah berlalu atau tak ada sama sekali, tim dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berhasil melakukan uji klinis kandidat immunomodulator Covid-19.
[irp]
Uji klinis itu dilakukan, Senin, 8 Juni 2020 pada malam hari. Uji klinis itu tidak dilakukan oleh LIPI sendiri, tapi dilakukan bersama tim dari LIPI, Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, dan tim dokter Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran dengan pendampingan regulasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil melakukan uji klinis
Obat yang diuji cobakan kepada 90 orang pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta tersebut. Terasa sangat istimewa, sebab berasal dari tanaman herbal asli Indonesia.
Selain itu, uji klinis produk herbal tersebut merupakan hal pertama yang ditujukan untuk penangan Covid-19 di Indonesia, yang dipimpin dan dirancang oleh peneliti Indonesia
“Uji klinis ini merupakan tonggak sejarah bagi pengembangan suplemen dan obat di Indonesia,” ungkap Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko, Selasa, 9 Juni 2020 lalu.
Ada dua produk yang diuji kliniskan, yakni Cordyceps militaris dan kombinasi herbal yang terdiri dari rimpang jahe, meniran, sambiloto dan daun sembung.
Handoko menuturkan jika bila berhasil uji klinis ini akan membuktikan bahwa suplemen yang selama ini telah diproduksi bisa klaim untuk penanganan Covid-19 sehingga berpotensi untuk menjadi produk ekspor unggulan Indonesia.
[irp]