Menilik Peran Perempuan dalam Pelestarian Mangrove di Raja Ampat

Klikhijau.com - Kolaborasi antara masyarakat lokal dan alam menjadi kunci keberhasilan pelestarian mangrove di Raja Ampat. Hal ini ditekankan oleh Stevanus Wawiyai, seorang pegiat lingkungan, dalam we...

Menilik Peran Perempuan dalam Pelestarian Mangrove di Raja Ampat
Bacakan Artikel

Sementara itu, jenis lain seperti Sonneratia caseolaris lebih sering digunakan untuk produk turunan, seperti kosmetik atau scrub.

"Ini memberi nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus mendorong mereka menjaga mangrove," ujar Stevanus.

Stevanus menekankan bahwa pendampingan harus berbasis data. Profil kampung—seperti jumlah penduduk, mata pencaharian, dan kebutuhan ekonomi—menjadi dasar merancang program yang relevan.

"Ketika bicara lingkungan, masyarakat sering bertanya: Apa manfaatnya untuk kami hari ini? Jadi, program harus menjawab kebutuhan itu," jelasnya.

Selain itu, membangun kepercayaan dengan pendekatan partisipatif sangat penting. Contohnya, gerakan penanaman mangrove di Raja Ampat awalnya hanya melibatkan enam orang, tetapi berkembang menjadi puluhan partisipan setelah masyarakat melihat manfaatnya.

Adapun kunci sukses pelestarian dan konservasi mangrove di raja ampat menurut Kak Steve setidaknya karena tiga hal. Pertama, perempuan adalah aktor kunci dalam pelestarian, tetapi perlu pendekatan yang sesuai dengan budaya lokal.  Kedua, adaptasi teknik penanaman berdasarkan kondisi alam menentukan keberhasilan restorasi. Ketiga, pendekatan ekonomi harus sejalan dengan konservasi agar masyarakat termotivasi.

"Perubahan tidak instan, tapi dengan kolaborasi, kita bisa menciptakan dampak besar," pungkas Stevanus.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2