Mengulik Cara Capung Terbang di Udara dan Fakta Menarik Tentangnya

Klikhijau.com – Bagaimana capung terbang di udara? Tulisan ini akan membahas gaya terbang makhluk kecil ini di udara. Bagi anak-anak, capung adalah makhluk kecil menggemaskan. Mereka kerap menangka...

Mengulik Cara Capung Terbang di Udara dan Fakta Menarik Tentangnya
Bacakan Artikel

Hal itu mengungkapkan, hilangnya informasi sensorik visual mengganggu kemampuan capung untuk melakukan pelurusan udara, menyiratkan hubungan yang jelas antara sinyal visual dan refleks motorik serangga.

“Hasil ini menunjukkan jalur dari sistem visual capung ke otot yang mengatur jarak sayap yang mendasari pemulihan,” kata penulis penelitian.

Metode yang dikembangkan tersebut  menawarkan alat kuantitatif untuk menyimpulkan tindakan internal serangga dari akrobat mereka. Metode itu dapat diterapkan pada kelas luas sistem terbang alami dan robotik.

Fakta-fakta tak terduga capung

Sebagai makhluk kecil yang menggemaskan, serangga dari ordo Odonata itu memiliki fakta yang mengejutkan, selain cara terbang mereka yang membuat para peneliti diliputi rasa penasaran:

Jika ada lingkungan yang dihuni capung, maka bisa dipastikan lingkungan tersebut masih bebas dari pencemaran dan polusi.

Untuk lebih jelas mengenai fakta ini, silakan baca di SINI



  • Melihat dunia lebih berwarna



Capung memiliki penglihatan yang luar biasa.  Matanya majemuk, berisi 30.000 segi. Dan semua segi itu dapat memberi informasi tentang lingkungan di sekelilingnya.

Kenapa bisa demikian, jika sahabat hijau pernah melihat capung, tentu tidak asing dengan kepalanya yang hampir seluruhnya berisi mata.

Hal itulah yang membuat serangga ini memiliki sudut pandang nyaris mencapai 360 derajat. Capung juga dapat melihat warna yang lebih banyak dari manusia. karenanya ia akan melihat dunia ini lebih berwarna-warni.



  • Berada di tiga tahap siklus kehidupan



Siapa sangka jika makhluk kecil ini memiliki tiga siklus kehidupan. Pertama, berbentuk telur, kedua, larva atau nimfa, dan ketiga capung dewasa.

Ketika masih berbentuk telur, ia akan mendekam di dalam air selama kurang lebih 2 tahun. Persoalan lama tidaknya ini tergantung dari spesiesnya.

Setelah menetas, serangga ini akan berganti bulu hingga 17 kali. Setelah itu barulah akan keluar  ke permukaan untuk menikmati udara dengan cara terbang.



  • Mencegat mangsa di udara



Meski terlihat kecil, sesungguhnya capung adalah monster menyeramkan. Dalam mencari mangsa, ia tidak memburunya, namun mencegatnya ketika sedang terbang—perhitungannya sangat cermat. Tingkat keberhasilannya bisa mencapai 95 persen.


  • Memiliki rahang  tajam



Meski terlihat gemulai, namun capung memiliki rahang yang sangat tajam. Itu merupakan salah satu keunggulan untuk melumpuhkan mangsanya.

Ajaibnya, serangga satu ini bisa mencabik-cabik mangsanya sambil terbang.



  • Dapat meningkatkan suhu tubuh



Sebagai hewan  odonata, capung juga  mampu meningkatkan suhu tubuhnya. Ia memiliki kemampuan termoregulasi.

Termogulasi merupakan  proses yang melibatkan mekanisme hemeostatik yang dapat mempertahankan suhu tubuh dalam kisaran normal dan meningkatkan suhu tubuh dengan baik.



  • Si jago terbang



Satu hal yang membuat para peneliti penasaran adalah cara terbang capung. Capung adalah makhluk yang jago terbang, ia bisa   terbang ke segala arah, bisa menyamping dan mundur, bahkan mampu tak bergerak di udara  selama lebih dari beberapa menit.


  •  Bernapas dengan anus



Mungkin terdengar konyol, tapi memang faktanya demikian. Capung dapat bernapas  melalui insang yang terdapat pada anusnya.

Nimfa capung  akan menarik air ke anus, tujuannya untuk memfasilitasi pertukaran gas udara. Saat nimfa mengeluarkan air.  Nimfa tersebut  bisa mendorong dirinya sendiri ke depan. Kemudian keluarlah air melalui anus yang dapat memberi manfaat pada pergerakan sistem pernapasannya.



  • Bisa bertelur di air asin



Biasanya capung bertelur di sungai, bakau,rawa,  atau perairan lain seperti kali. Namun, siapa sangka ada spesies capung yang  dapat bertelur di air asin. Namanya Erythrodiplax Berenicei. Ia adalah capung tepi laut yang bisa ditemukan di Amerika Utara.


  •  Memiliki suaka perlindungan



Siapa sangka, serangga yang sering diburu anak-anak itu memiliki  suaka perlindungan. Beberapa negara telah membuat suaka perlindungan capung. Tujuannya agar makhluk kecil ini tidak mengalami  kepunahan akibat tangan jahil manusia.

Nah, itulah cara capung terbang dan fakta-fakta menarik tentangnya, semoga bermanfaat!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2