Mengenal Pohon Ficus dan Manfaat Istimewa di Baliknya

Klikhijau.com - Pohon Ficus ini berbuah bundar. Buahnya melekat di pohonnya. Namanya ilmiahnya Ficus Variegata, salah satu marga tumbuhan berbunga yang memiliki peranan penting bagi hutan tropis. Terd...

Mengenal Pohon Ficus dan Manfaat Istimewa di Baliknya
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Pohon Ficus ini berbuah bundar. Buahnya melekat di pohonnya. Namanya ilmiahnya Ficus Variegata, salah satu marga tumbuhan berbunga yang memiliki peranan penting bagi hutan tropis. Terdapat sekitar 750 spesis marga ficus, tetapi ficus variegata adalah jenis yang paling familiar di Indonesia.

Potensinya sangat baik sebagai kayu pertukangan dan bahan baku kertas. Jenis ini memiliki nama daerah antara lain: nyawai, kondang/kundang dan gondang.

Sejak dahulu, orang Indonesia memanfaatkan ficus variegata antara lain sebagai obat tradisional, bahan pangan, makanan satwa, penyimpanan air tanah dan tanaman eko budaya.

Masyarakat adat suku Manggarai di Ruteng Nusa Tenggara Timur (NTT) menganggap pohon Ficus sebagai tempat tinggal dewa dan dapat mengusir roh jahat sehingga dapat menjaga ketenteraman desa.

Buah ficus merupakan makanan bergizi yang dapat  memberikan energi, kaya vitamin, mineral, air dan lemak. Di sejumlah darah, daun Ficus dijadikan sebagai sayuran dan obat tradisional.

Sementara di Jawa Tengah dan Jawa Barat, Ficus digunakan sebagai bahan baku lilin nabati untuk membatik dan penerangan. Karena karakter pohonnya yang lurus, sejumlah kota seperti Hongkong bahkan menggunakan Ficus sebagai sarana mempercantik lanskap perkotaan demi menghadirkan kesan alami.

Berikut penjelasan detail mengenai manfaat pohon Ficus bagi manusia dan lingkungan yang menarik diketahui.



  • Sebagai penghasil kayu



Kayu pohon Ficus tergolong jenis kayu lunak yang baik dimanfaatkan untuk membuat perkakas ringan seperti peti kayu, rak dan kerajinan.

Konon, kepadatanan kayu Ficus setara dengan kayu sengon dan kayu kemiri. Kayu ini sebetulnya tergolong kurang awet, tetapi memiliki keunggulan tersendiri yakni mudah diawetkan.

Kayu ini diketahui tidak mengandung silika sehingga bahan pengawet dapat masuk dengan penetrasi 100 persen. Tanpa pengawetan, kayu ini memang sangat mudah terserang bakteri laut dalam waktu 3 bulan.

Kayu Ficus dapat dimanfaatkan untuk kayu pertukangan dan pembuatan kayu lapis (plywood), bahkan digunakan untuk face veneer karena memiliki corak kayu yang baik dan berwarna cerah, yaitu kuning keputihan. Kayu ini sangat cocok untuk konstruksi bangunan sementara dan pembuatan kertas.



  • Sebagai sumber pangan



Pohon Ficus umumnya berbuah sepanjang tahun. Diperkirakan, setiap pohon Ficus dapat menghasilkan buah sekitar 1.000 – 1500 kg setiap musimnya. Buah masak ada yang berwarna  merah dan ada yang hijau kekuningan. Ada yang berasa manis dan enak dimakan, ada yang kelat dan tidak enak dimakan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2