Menelusuri 19 Cagar Biosfer Indonesia yang Ditetapkan UNESCO
Klikhijau.com – Cagar biosfer Indonesia kini bertambah. Dari 16 menjadi 19. Itu setelah UNESCO menetepakna 3 cagar biosfer Indonesia tahun 2020 ini. UNESCO adalah kepanjangan dari United Nations of...
Klikhijau.com – Cagar biosfer Indonesia kini bertambah. Dari 16 menjadi 19. Itu setelah UNESCO menetepakna 3 cagar biosfer Indonesia tahun 2020 ini.
UNESCO adalah kepanjangan dari United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization. Organissasi ini merupakan badan khusus PBB yang didirikan pada 1945.
Ada satu program UNESCO yang bernama Man and Biosphere. Program ini pertama kali dicetuskan pada tahun 1971.
Cagar biosfer merupakan bagian dari Man and Biosphere, yang secara internasional mengakui kawasan konservasi yang dapat mempromosikan keseimbangan hubungan antara manusia dan alam (UNESCO, 2003).
[irp]
Dalam UU No 5 tahun 1990 cagar biosfer sebagai suatu kawasan yang terdiri dari ekosistem asli, ekosistem unik, dan atau ekosistem yang telah mengalami degradasi yang keseluruhan unsur alamnya dilindungi dan dilestarikan bagi kepentingan penelitian dan pendidikan
Keberadaan cagar biosfer bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara melestarikan keanekaragaman hayati, pembangunan ekonomi, dan kebudayaan.
Cagar biosfer didorong untuk mendukung proses implementasi konvensi keanekaragaman hayati.
Terbagi 3 wilayah
Retno Larasati dalam Soedjito (2012) membagi wilayah cagar biosfer terdiri dari, zona inti sebagai kawasan lindung dengan luas yang memadai, mempunyai perlindungan hukum jangka panjang, untuk melestarikan keanekaragaman hayati beserta ekosistemnya. Selanjutnya ada zona penyangga yang berfungsi untuk melindungi area inti dari dampak negatif kegiatan manusia. Di mana hanya kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan tujuan konservasi yang dapat dilakukan. Dan yang terakhir adalah zona transisi yang berfungsi untuk mempromosikan model-model pembangunan yang berkelanjutan. Kini Indonesia memiliki 19 cagar biosfer dengan luas 29.901.729,259 hektare yang menjadi bagian dari World Network of Biosphere Reserves (WNBR). [irp] Dari total luas kawasan cagar biosfer tersebut. Luas kawasan konservasi yang menjadi core area (area inti) cagar biosfer adalah 5.261.133,42 ha atau sebesar lebih dari 20% dari total luas kawasan cagar biosfer yang ada. Untuk lebih jelasnya, mari kita telusuri ke 19 cagar biosfer Indonesia berikut ini:-
Cagar Biosfer Cibodas
-
Cagar Biosfer Tanjung Puting
-
Cagar Biosfer Lore Lindu
-
Cagar Biosfer Siberut
-
Cagar Biosfer Leuser
-
Taman Laut Wakatobi
-
Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu
-
Cagar Biosfer Komodo
-
Bromo-Semeru-Tengger-Arjuno
-
Cagar Biosfer Blambangan
-
Berbak Sembilang
-
Takabonerate
-
Betung Kerihun Danau Sentarum Kapuas Hulu
-
Rinjani
-
Togean Tojo Una-Una
-
Saleh Moyo Tambora
-
Cagar Biosfer Bunaken Tangkoko Minahasa
-
Cagar Biosfer Karimunjawa Jepara Muria
-
Cagar Biosfer Merapi Merbabu Menoreh