Mendeteksi Pencemaran Air dengan Teknologi Sensor Solid State

Klikhijau.com – Sesungguhnya kita diintai berbagai ancaman. Namun, kita juga beruntung sebab dikelilingi pula oleh teknologi. Teknologi membuat banyak hal bisa diatasi, ancaman pencemaran air, misa...

Mendeteksi Pencemaran Air dengan Teknologi Sensor Solid State
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Sesungguhnya kita diintai berbagai ancaman. Namun, kita juga beruntung sebab dikelilingi pula oleh teknologi.

Teknologi membuat banyak hal bisa diatasi, ancaman pencemaran air, misalnya yang  mulai meresahkan. Kini bisa diyakini bisa diatasi melalui teknologi sensor solid state.

Pencemaran lingkungan, termasuk pencemaran air tentu berpotensi menurunkan tingkat kesehatan manusia.

Apakah hanya manusia, terang saja bukan. Namun, semua mahkluk hidup akan terancam, bahkan termasuk tanah. Hal ini menurunkan fungsi dan kemampuan sumber-sumber air.

[irp]

Karenanya, harus dicarikan solusi agar masalah pencemaran air tidak berlarut dan kian meresahkan. Bagaimanapun, air merupakan elemen utama untuk bertahan hidup di atas dunia ini. Tak ada air, tak ada kehidupan.

Dampak terbesar dari masalah ini adalah akan semakin sulit untuk memperoleh air bersih. Bukankah hal itu adalah ancaman yang senyata-nyatanya bagi kita. Maka dari itu sangat penting  adanya pengawasan dan pencegahan pencemaran air.

Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Padahal kesemuanya itu adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi.

Pencemaran air merupakan masalah global utama yang membutuhkan evaluasi dan revisi kebijakan sumber daya air pada semua tingkatan, mulai dari sungai hingga sumur pribadi.

Pemantuan secara online

“Untuk mengatasi persoalan pencemaran air, model pemantauan pencemaran secara online dapat digunakan sebagai sistem peringatan dini (Early Warning System)” ungkap Goib Wiranto dari Pusat Elektronika dan Telekomunikasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Apa yang diungkapkan oleh Goib merupakan angin segar bagi persoalan pencemaran air. Goib menyampaikan pendapatnya itu saat  orasi pengukuhan Profesor Riset LIPI bidang Elektronika Agustus 2020 lalu.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2