Menanti Wajah Baru Sungai Brantas Pasca PK Gubernur dan Menteri PU Ditolak MA

Klikhijau.com - Wajah Sungai Brantas akan berubah. Setelah Putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Peninjauan Kembali (PK) Gubernur Jawa Timur dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)....

Menanti Wajah Baru Sungai Brantas Pasca PK Gubernur dan Menteri PU Ditolak MA
Bacakan Artikel


  • ⁠Memerintahkan DLH Kabupaten/Kota untuk melakukan koordinasi dengan industri dalam tata cara pengembalian limbah cair yang menjadi tanggung jawab industri.

  • ⁠Memerintahkan Para Tergugat untuk membentuk tim SATGAS yang beroperasi untuk memantau dan mengawasi pembuangan Limbah Cair di Jawa Timur.


Selain itu, Prigi Arisandi, Manager Sergugat untuk membentuk tim SATGAS yang beroperasi untuk memantau dan mengawasi pembuangan Limbah Cair di Jawa Timur.ains, Seni, dan Komunikasi Ecoton, menegaskan perlunya kebijakan penanganan terpadu saat terjadi kematian ikan massal.

“Selama ini kejadian ikan mati massal berulang tanpa penyelesaian. Penyebabnya tidak pernah diungkap ke publik, bahkan cenderung dipeti-eskan,” ujarnya.

Berdasarkan survei Ecoton terhadap 535 warga Jawa Timur, sebanyak 62,1% menilai pengelolaan Sungai Brantas oleh pemerintah provinsi buruk. 88% responden menyatakan sungai masih tercemar, sementara 73,5% meyakini sumber pencemaran berasal dari sampah plastik dan limbah cair rumah tangga, dan 25% menyebut industri sebagai penyumbang utama.

“Sudah saatnya Gubernur dan Menteri PUPR meminta maaf kepada masyarakat di daerah aliran Sungai Brantas. Selama ini, kelalaian dalam pengawasan menyebabkan sungai terus tercemar dan ekosistemnya rusak,” tutup Alaika dengan tegas.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2