Memetik Manfaat dari Daur Ulang Kaca
Klikhijau.com – Bisakah kaca didaur ulang? Jawabannya bisa. Bahkan untuk mendaur ulang kaca, energi yang dibutuhkan untuk melelehkannya sangat rendah. Kaca terbuat dari bahan seperti pasir, abu soda...
Klikhijau.com – Bisakah kaca didaur ulang? Jawabannya bisa. Bahkan untuk mendaur ulang kaca, energi yang dibutuhkan untuk melelehkannya sangat rendah. Kaca terbuat dari bahan seperti pasir, abu soda, batu kapur.
Daur ulang kaca adalah cara sederhana untuk memberikan kontribusi bermanfaat dalam melestarikan lingkungan kita.
Keberadaan kaca daur ulang menurut Glass Packaging Institute dapat menggantikan hingga 95% bahan mentah, yang secara signifikan dapat mengurangi emisi karbon dan sampah di tempat pembuangan sampah.
Kaca terbuat dari bahan alami dan stabil seperti pasir dan batu kapur, wadah kaca memiliki tingkat interaksi kimia yang rendah dengan isinya.
[irp]
Hasilnya, kaca dapat digunakan kembali dengan aman, misalnya sebagai botol air isi ulang. Bahkan bisa digunakan untuk membuat pagar dan tembok.
Selain berfungsi sebagai bahan utama dalam wadah kaca baru, kaca daur ulang juga memiliki banyak kegunaan komersial lainnya, mulai dari pembuatan ubin dekoratif dan bahan lansekap hingga membangun kembali pantai yang terkikis.
Daur ulang kaca memberi manfaat yang signifikan. Bahan ini bukan hanya berbahaya saat terbuang ke lingkungan, tetapi juga karena memiliki sifat “abadi” yang butuh waktu hingga satu juta tahun untuk terurai.
Dikutip dari Treehugger, wadah kaca 100 persen dapat didaur ulang. Artinya dapat didaur ulang berulang kali tanpa kehilangan kemurnian atau kualitas kaca tersebut.
[irp]
Kaca yang didaur ulang dapat menghemat bahan mentah kaca itu sendiri. Setiap ton kaca yang didaur ulang menghemat lebih dari satu ton bahan mentah yang dibutuhkan untuk membuat kaca baru, termasuk 1,300 pon pasir; 410 pon soda abu; dan 380 pon batu kapur.