Memelihara Harapan Pencegahan Stunting di Pundak Gammara'na

Klikhijau.com - Gammara'na, bagi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan memiliki arti khusus. Gammara'na jika dibahasa Indonesiakan, bisa memiliki arti, bagusnya. Namun, bagi Dinkes Prov. Sulsel...

Memelihara Harapan Pencegahan Stunting di Pundak Gammara'na
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Gammara'na, bagi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan memiliki arti khusus. Gammara'na jika dibahasa Indonesiakan, bisa memiliki arti, bagusnya.

Namun, bagi Dinkes Prov. Sulsel, Gammara'na memiliki kepanjangan Gerakan Masyarakat Mencegah dan Memberantas Stunting.

Stunting adalah kondisi ketika anak lebih pendek dibandingkan anak-anak lain seusianya, atau dengan kata lain, tinggi badan anak berada di bawah standar. Standar yang dipakai sebagai acuan adalah kurva pertumbuhan yang dibuat oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Di Asia Tenggara menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Fatimah Hidayati, Indonesia menempati posisi ke-3 untuk jumlah stunting terbanyak. Pada tahun 2018, walaupun jumlahnya turun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, masih ada 3 dari 10 balita Indonesia yang mengalami stunting.

[irp]

Di Sulsel sendiri berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan, angka stuntng di Sulsel pada 2018 berada di angka 35,6 persen. Sedangkan, pada 2019, berdasarkan data dari Kementeian Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, angka Sulsel menjadi 30,5 persen.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: