Melindungi Kelelawar Baik bagi Kesehatan Manusia dan Lingkungan
Klikhijau.com – Setiap musim langsat tiba. Kehadiran kelelawar akan sangat meresahkan. Dalam semalam, buah satu batang pohon langsat bisa ludes. Kelelawar tidak hanya mengincar buah tanaman bernama...
Klikhijau.com – Setiap musim langsat tiba. Kehadiran kelelawar akan sangat meresahkan. Dalam semalam, buah satu batang pohon langsat bisa ludes.
Kelelawar tidak hanya mengincar buah tanaman bernama ilmiah Lansium domesticum Corr itu, tapi hampir semua jenis buah. Namun di Desa Kindang, Bulukumba buah langsatlah yang akan dijagai oleh warga. Sebab buah ini paling diincar oleh satwa pencinta malam itu.
Tidak jarang ada yang memburunya jika malam dengan senapan angin. Saat satwa bernama ilmiah Chiropter itu “memanen” buah langsat.
Meski kehadirannya cukup merugikan, namun tidak ada warga yang memburunya secara brutal. Entah mereka tahu manfaat satwa dari kelas mammalia itu atau karena meski diburu, tidak bisa juga dimakan.
[irp]
Kelelawar meski meresahkan, namun sebuah penelitian terbaru melaporkan jika makhluk nokturnal itu berperan peran penting dalam upaya kita untuk mencapai keanekaragaman hayati global dan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Penelitian yang dipimpin oleh Bat Conservation International (BCI) dan diterbitkan dalam jurnal Conservation Letters itu memberikan perspektif baru tentang kelelawar.
Dilansir dari Earth, dengan meneliti manfaat saling terkait dari konservasi kelelawar, penelitian tersebut menyoroti betapa pentingnya perlindungan hewan-hewan ini bagi stabilitas lingkungan dan kesejahteraan manusia.
[irp]