Green Life Style Versi penuh
Sastra Hijau

Mata Air pada Air Mata

Mata Air pada Air Mata   aku lihat batas hujan itu tumbuh di matamu berkecambah di tanah lapang pohon-pohon merimbun tadah matahari matamu telah jadi akar rindu lintasi bebatuan temuk...

Oleh Irhyl 28 Jul 2024 11:24 2 menit baca

Mata Air pada Air Mata

  aku lihat batas hujan itu tumbuh di matamu berkecambah di tanah lapang pohon-pohon merimbun tadah matahari matamu telah jadi akar rindu lintasi bebatuan temukan genangan di seberang jalan semakin kita berjarak hujan semakin riuh di kepala menjelma mata air pada air mata kemarin hujan kirim banjir ke ruang tamu lalu ke dalam celana dan berakhir di matamu sebagai kemarau Kindang, 28 Juli 2024 [irp]

Dadamu Deru Ombak

  suatu hari di minggu depan. ia ingin menatap matamu untuk melihat laut dan pertanyaan-pertanyaan di dalamnya genangan laut di matamu tiada. hanya ada sungai kecil terus mengalir. terabas bebatuan hadirkan air terjun, gemericik, membasahi catatan sejarah deru berhenti di dadamu, iya tepat di dadamu yang tabah. pada tubuhmu, laut bercerita, bahasanya adalah detak jantungmu semua tiba, tubuhmu menampung semua dari matamu. sungai kecil itu di dadamu deru bernyanyi kasmaran adakah yang salah dari air yang berkumpul pada tubuh lalu menjelma laut. air-air sungai itu, air hujan itu adalah kekasih, melebur dalam laut jadi asin. bernyanyilah sebab dadamu adalah deru ombak pertanyaan-pertanyaan di matamu tak ada. pertanyaan itu, jawaban itu adalah satu. Kamu lalu bagaimana nyanyian bisa kau hentikan, jika matamu adalah sungai kecil terus mengalir menuju laut di tubuhmu dan aku nelayan yang melayarinya... Rumah kekasih, 25 Juni 2018 [irp]

Matamu Pelabuhan Kecil

  ada pelabuhan kecil di matamu tempat tiba dan pergi segala perahu gemulung bacai semua angka pada usia sepasang temali menghitung jarak pelabuhan kecil di matamu. tempat menyandar ingatan segala ingin tempat melepas dan mendekap di matamu ada pelabuhan kecil tempat beranginangin sebelum ke kota menyeruput kopi dan segala cerita di matamu pelabuhan kecil gemuruh memanja di dada tempat segala dekap lepas tempat yang lepas tiba matamu pelabuhan kecil ingin dikunjunginya melipat temali yang bentangkan jarak mengunjungi sebuah kota di hatimu Rumah Kekasih, 28 Mei 2018 [irp]
Topik terkait
#puisi #sastra hijau #puisi lingkungan #mata air